Suasana Liburan Jadi Biang Kerok Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2022

Suasana liburan dianggap sebagai penyebab gagalnya Jerman di Piala Dunia 2022, untuk kedua kalinya secara beruntun tidak lolos dari fase grup

Diterbitkan 12 Desember 2022, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

WAG diizinkan untuk tinggal selama dua malam sebelum meninggalkan resor kesehatan yang terisolasi, lapor Bild.

Pilihan Jerman

Beberapa rekan pemain berada di tribun saat bermain imbang 1-1 melawan Spanyol di Stadion Al Bayt, termasuk Sophia Weber, pacar Kai Havertz, dan tunangan kiper Kevin Trapp, Izabel Goulart.

Tapi sekarang tampaknya kunjungan WAGs menyebabkan gesekan di antara staf FA Jerman, manajemen senior, dan beberapa pemain.

Jerman memilih untuk tinggal di Zulal Wellness Resort di utara Qatar, salah satu akomodasi terjauh dari pusat Doha.

Demi suksesnya Piala Dunia 2022, Qatar dari jauh-jauh hari membuat persiapan matang. Infrastruktur seperti hotel dan stadion dibangun dan direnovasi sedemikian rupa. Mereka ingin menyuguhkan fasilitas terbaik dan mewah. 

Melansir laman Doha News, markas seluruh peserta didekorasi sesuai dengan identitas tim masing-masing. Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Petugas Operasi Piala Dunia FIFA, Colin Smith. 

"Masing-masing dari 32 base camp tim telah dihiasi dengan warna atau identitas tim yang akan berada di sana," kata Smith.

Alih-alih memilih dekat perkotaan, Timnas Jerman justru memilih Zulal Wellness Resort sebagai markasnya. Resort itu terletak di Khasooma, Al Ruwais, sebuah lokasi pantai pribadi di utara Qatar.

Membuka Jendela

Dikutip dari travellermade.com, Ar-Ruʼays, juga dieja Al Ruwais, adalah sebuah kota pelabuhan di munisipalitas Al Shamal di Qatar. Terletak di ujung utara Qatar, sekitar 127 km (79 mil) utara ibukota Doha. Sebelum lanskap ekonomi negara diubah dari ekstraksi minyak, Al Ruwais adalah salah satu pusat perikanan terpenting di semenanjung.

Kota ini terkenal dengan Pelabuhan Al Ruwais, pelabuhan terpenting kedua di Qatar.

Ini adalah resor bintang lima, seluas 28 hektar, dengan 120 kamar, yang menjangkau hingga Teluk Arab, di mana harga kamar bisa mencapai £1.400 per malam.

Die Mannschaft melakukan sesi latihan di Al Shamal Stadium milik klub divisi pertama Qatar, Al-Shamal SC. Stadion yang dibangun pada 2009 tersebut berumput alami dengan kapasitas 5.000 kursi. Selain itu, mereka menghabiskan waktu bermain bola basket di klub olahraga dekat tempat latihan.

Terdapat satu alasan menarik terkait pemilihan resort tersebut. Pasalnya, penginapan itu memungkinkan tamu untuk membuka jendela. Hal itulah yang dicari oleh Timnas Jerman. Direktur tim, Oliver Bierhoff turut mengamini hal tersebut.

“Kami senang menemukan rumah kami. Mungkin menyenangkan tinggal di Doha, tetapi kami melihat hotel di pusat kota jendelanya tidak terbuka. Anda merasa sedikit terpenjara,” ujar mantan striker Timnas Jerman itu.

Pemilihan markas yang jauh itu juga menimbulkan dampak yang cukup memalukan, yang terjadi saat berlangsung konperensi pers di Doha, sehari sebelum laga menghadapi Spanyol. Pelatih Jerman, Flick datang sendirian, tidak membawa satupun pemain yang merupakan hal wajib dalam regulasi pertandingan.

Flick beralasan ingin menjaga kebugaran pemain yang harus menempuh perjalanan pulang pergi tiga jam dari Zulal Wellness Resort ke Doha.

'Sangat penting bagi mereka untuk mencurahkan energi mereka untuk pelatihan,' kata Flick.

Akibatnya, FIFA mendenda DFB karena tidak adanya pemain yang mendampingi Flick dalam jumpa pers tersebut.

Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2022 mulai menimbulkan dampak. Oliver Bierhoff memutuskan mundur dari jabatannya sebagai direktur Timnas Jerman dan akademi.

Kontrak Oliver Bierhoff sebagai direktur timnas dan akademi masih berlaku hingga Piala Eropa 2024, di mana Jerman menjadi satu di antara tuan rumah.

Sedangkan pelatih Hansi Flick masih dipertahankan untuk memimpin Jerman yang akan menjadi tuan rumah Piala Eropa 2024. ***

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yo Kavya, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan