Maroko Kuda Hitam Piala Dunia 2022, Melaju ke Perempat Final dengan Perangkap Jitu Melawan Spanyol

Pelatih Maroko, Walid Regragui mengaku timnya sengaja membiarkan Spanyol menguasai bola pada babak 16 besar Piala Dunia 2022.

Diperbarui 07 Desember 2022, 12:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menurut Regragui, selama empat hari mereka telah menyiapkan rencana untuk menerkam Spanyol. Caranya adalah dengan mematikan pergerakan trio Sergio Busquets, Pedri, dan juga Gavi. 

"Setelah menutup begitu banyak umpan selama 120 menit, kami tahu kami akan memiliki peluang – kami memiliki dua, tiga, empat,” katanya. “Kami tidak tahu bagaimana cara menghukum mereka. Gameplan harus dihormati, kami mendapat hukuman, dan kemudian lotere," beber Regragui.

 

 

Menang Lotre

Regragui menambahkan, babak penalti adalah lotre. Namun saat mereka memiliki kiper setangguh Yassine Bounou, pihaknya sadar kalau peluang untuk menang jauh lebih besar. 

Bounou berhasil mematahkan dua dari tiga tendangan Spanyol. Sementara satu lagi diselamatkan oleh tiang. Achraf Hakimi yang lahir di Madrid, Spanyol akhirya menuntaskan pertandingan lewat  penalti Panenka yang mengecoh kiper lawan sekaligus melanjutkan kisah dongeng mereka di Qatar.

Sepanjang Piala Dunia 2022, Maroko belum pernah kalah. Singa Atlas telah mencetak 4 gol dan hanya kebobolan 1 gol saat bertemu Kanada. "Sejak awal kompetisi, kami bermain dengan tim yang belum 100 persen, makanya lebih luar biasa lagi,” kata Reragui yang baru menjabat sejak Agustus lalu. 

"Kami telah berhasil menciptakan sebuah keluarga, dan kami merasa memiliki orang-orang di belakang kami. "Selamat kepada para pemain, mereka melakukan sesuatu yang luar biasa, dalam energi yang gila-gilaan, dalam keinginan untuk tidak melepaskan pertandingan ini,” ujarnya menambahkan. 

 

Menanti Langkah Selanjutnya

Pada babak perempat final, Maroko akan berhadapan dengan Portugal di Stadion Al Thumama, Sabtu (10/12/2022). Portugal melaju setelah mengalahkan Swiss dengan skor telak 6-1 di 16 besar. 

Ini tentu bukan laga mudah. Namun kisah kuda hitam yang melangkah jauh di Piala Dunia adalah nyata. Pada tahun 2002 lalu, Korea Selatan yang tak diunggulkan berhasil lolos hingga ke semifinal. Sementara 4 tahun lalu, Kroasia juga melakukannya bahkan hingga ke final. Karena itu, bukan tidak mungkin Kuda Hitam Maroko bisa melangkah lebih jauh lagi di Piala Dunia 2022. 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan