Sukses

Terungkap, Alasan Pelatih Portugal Cadangkan Cristiano Ronaldo di 16 Besar Piala Dunia 2022

Liputan6.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo menjadi cadangan saat Portugal mengalahkan Swiss di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar. Dia tergusur dari tim utama karena pertimbangan pelatih.

Laga Portugal vs Swiss berlangsung di Lusail Iconic Stadium, Selasa (6/12/2022) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Portugal lolos ke perempat final usai menang 6-1.

Dalam laga tersebut, pelatih Portugal Fernando Santos memilih untuk memarkir Ronaldo. Posisi Ronaldo dipercayakan kepada Goncalo Ramos sejak awal laga. Keputusan Santos tepat dengan Ramos mencetak hattrick di laga ini.

Adapun Ronaldo Ronaldo baru dimasukkan Santos pada menit ke-74 menggantikan Ramos. Namun, ia gagal mencetak gol tambahan untuk Portugal.

Ini adalah untuk pertama kalinya Ronaldo bermain dari bangku cadangan selama Piala Dunia 2022. Sebelumnya, ia selalu jadi starter meski ditarik keluar di tengah laga.

Lantas, apa yang membuat Santos membangkucadangkan Ronaldo? Isu yang menyeruak lantaran sang pemain sempat ngambek usai diganti saat melawan Korea Selatan.

Namun, Santos membantah hal itu. Dia menegaskan, menaruh Ronaldo di bangku cadangan murni bagian dari taktik dan strategi. "Cristiano dan Ramos adalah tipe pemain yang berbeda. Tidak ada masalah dengan kapten tim nasional," kata Santos dikutip dari Metro.

"Ini strategi. Para pemain punya tipe berbeda. Saya juga memulai dengan [Diogo] Dalot, Raphael [Guerreiro], namun [Joao] Cancelo adalah pemain yang luar biasa. Itulah yang saya pikirkan untuk pertandingan melawan Swiss, di pertandingan lain mungkin akan berbeda," jelasnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Kata Pemain Portugal

Meski mampu menjadi pahlawan kemenangan Portugal, Ramos menjadi orang pertama yang mendukung pesepak bola berusia 37 tahun itu setelah pertandingan.

"Dia adalah kapten, dia adalah pemimpin dan kami selalu menantikan untuk bermain berdampingan dengannya," kata Ramos seperti dikutip Fot Mob.

Sementara Joao Felix menyebut, Ronaldo adalah pemain hebat dan penting di dalam tim.

"Itu adalah pertandingan yang hebat untuk seluruh tim. Kami memulai dengan baik sejak menit pertama. Kami memainkan permainan yang lengkap dan ketika seperti itu, lebih sulit bagi seseorang untuk mengalahkan kami," kata Felix

"Apakah Cristiano ada di sana atau tidak, yang terpenting adalah tim. Tim juga bermain bagus ketika Ronaldo ada di sana," ucap Felix menambahkan.

3 dari 3 halaman

Komentar Pepe

Bek veteran Pepe setuju dengan pernyataan Goncalo Ramos dan Joao Felix. Dia menepis semua rumor bahwa Ronaldo membuat ulah atas keputusan pelatih Fernando Santos mencadangkannya.

"Dia tahu betul bahwa yang terpenting adalah 'kita'," kata Pepe. "Apa yang terjadi hari ini adalah pilihan pelatih dan harus dihormati."

Pepe juga mencetak sejarah di Piala Dunia untuk dirinya sendiri. Dia menjadi pemain tertua yang mencetak gol dalam pertandingan babak sistem gugur.

Bek berusia 39 tahun itu mencetak gol lewat sundulan setelah meneruskan sepak pojok Bruno Fernandes pada menit ke-33. "Kami telah mengerjakannya dan di tikungan pertama kami akan melakukan pukulan lurus," ujar Pepe. "Saya berada di tempat yang tepat. Kerja keras kolektif terbayar."

..

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS