Sukses

Top 3 Hari Ini: Meisya Siregar dan Beby Romeo Lunasi KPR di Usia 45 Tahun, Titip Pesan Khusus bagi Gen Z

Top 3 Hari Ini, Meisya Siregar dan Beby Romeo Lunasi KPR di Usia 45 Tahun. Ernando Ari joget usai gagalkan penalti pemain Korea Selatran di Piala Asia U-23 dan dua turis Amerika diduga aniaya pecalang di Bali.

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 Hari Ini tentang pasangan artis Beby Romeo dan Meisya Siregar akhirnya bisa melunasi cicilan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) setelah bertahun-tahun. Mereka pun mengungkapkan kelegaannya lewat unggahan di media sosial.

Dalam unggahan tersebut, Meisya secara khusus menitipkan pesan kepada Gen Z. Ia mengingatkan kaum muda yang lahir setelah 1997 itu tidak perlu berambisi berlebihan untuk bisa punya rumah sebelum berusia 30 tahun.

Berita kedua yang banyak diminati adalah tentang Timnas Indonesia U-23 berhasil mengalahkan Korea Selatan dalam perempat final Piala Asia U-23 setelah menang adu penalti dengan skor 11-10, Kamis, 25 April 2024 di Qatar. Kemenangan atas Korea Selatan (Korsel) memunculkan berbagai momen menarik yang jadi sorotan, salah satunya sosok Ernando Ari.

Ia melakukan selebrasi dengan berjoget beberapa detik setelah berhasil menepis tendangan Lee Kang Hee dalam adu tendangan penalti. Pertandingan itu berlanjut ke babak adu penalti setelah skor sama kuat 2-2 selama 120 menit.  Aksi Ernando itu ternyata membuat media Korea Selatan panas dan tersinggung. Berita ketiga yang banyak menarik perhatian adalah tentang dua Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat (AS), Aabed Attia (27) dan Zeyad Ahmed Attia (30), ditangkap kepolisian Kuta, Bali.

Keduanya diduga menganiaya seorang pecalang bernama I Made Suarsadana (39), dikutip Jumat (26/4/2024). Kasus ini pun ditanggapi aktivits sosial, sekaligus anggota DPD Terpilih dari Bali, Ni Luh Djelantik.

Di unggahan Instagram-nya, Rabu, 24 April 2024, ia menulis, "BALI TIDAK PERLU TURIS SAMPAH !!!!! Adili semua pelaku seberat-beratnya. Hancur hatiku melihat kondisi bapak pecalang dan staf yang jadi korban ūüė≠." Ni Luh juga menyuarakan bahwa tiga turis Amerika itu sebaiknya jangan langsung dideportasi. Untuk lebih lengkapnya simak Top 3 Berita Hari Ini berikut ini.

Meisya Siregar dan Beby Romeo Lunasi KPR di Usia 45 Tahun, Titip Pesan Khusus bagi Gen Z

 

Setelah bertahun-tahun mencicil, pasangan artis Beby Romeo dan Meisya Siregar akhirnya bisa melunasi cicilan Kredit Perumahan Rakyat (KPR). Mereka pun mengungkapkan kelegaannya lewat unggahan di media sosial.

"Senyumlah ...Syukuri hidupmu ...Katakan pada dunia ...Bahwa kita mampu ... ( lunasin ). Masih banyak yg lebih susah ( nyicil )," tulis Meisya di akun Instagram pribadinya @meisya__siregar, pada Kamis, 26 April 2024.

Selengkapnya…

Joget Ernando Ari Usai Gagalkan Penalti di Piala Asia U-23 Bikin Panas Media Korea Selatan

 

Timnas Indonesia U-23 berhasil mengalahkan Korea Selatan dalam perempat final Piala Asia U-23 setelah menang adu penalti dengan skor 11-10, Kamis, 25 April 2024 di Qatar, atau Jumat dini hari (26/42024) waktu Indonesia. Kemenangan Timnas Indonesia atas Korea Selatan (Korsel) memunculkan berbagai momen menarik yang jadi sorotan, salah satunya sosok Ernando Ari.

Ia melakukan selebrasi dengan berjoget beberapa detik setelah berhasil menepis tendangan Lee Kang Hee dalam adu tendangan penalti. Pertandingan itu berlanjut ke babak adu penalti setelah skor sama kuat 2-2 selama 120 menit.

Selengkapnya…

2 Turis Amerika Diduga Aniaya Pecalang karena Tidak Terima Ditegur, Ni Luh Djelantik: Hukum Seberat-beratnya

 

 

Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat (AS), Aabed Attia (27) dan Zeyad Ahmed Attia (30), ditangkap kepolisian Kuta, Bali. Keduanya diduga menganiaya seorang pecalang bernama I Made Suarsadana (39), lapor merdeka.com, dikutip Jumat (26/4/2024).

Kasus ini pun ditanggapi aktivits sosial, sekaligus anggota DPD Terpilih dari Bali, Ni Luh Djelantik. Di unggahan Instagram-nya, Rabu, 24 April 2024, ia menulis, "BALI TIDAK PERLU TURIS SAMPAH !!!!! Adili semua pelaku seberat-beratnya. Hancur hatiku melihat kondisi bapak pecalang dan staf yang jadi korban ūüė≠."

Selengkapnya…

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.