Alasan Maroko Bakal Menyulitkan Spanyol di Laga 16 Besar Piala Dunia 2022

Pertemuan terakhir Maroko dan Spanyol terjadi di Piala Dunia 2018 yang berakhir imbang 2-2.

Diterbitkan 06 Desember 2022, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Mereka bersaing dengan sangat bagus (sehingga menjadi juara grup). Tapi Spanyol jika sedang dalam harinya, mereka sangat mungkin bisa memenangkan pertandingan, siapa pun yang menjadi lawannya. Tapi tim nasional Spanyol juga harus melakukan segalanya dengan bagus untuk bisa menang atas Maroko," ujarnya.

Bakal Sengit

Maroko seperti diketahui melaju ke fase knock out usai mengalahkan Kanada 2-1 di laga terakihir grup F. Pada laga sebelumnya, Singa Atlas juga menang 2-0 atas Belgia. Sementara pada pertandingan pembuka, pasukan Walid Regragui bermain tanpa gol melawan timnas Kroasia.

Dengan koleksi 7 poin, Maroko pun berhak maju ke babak 16 besar sebagai juara grup. Ini merupakan kali pertama Maroko kembali ke fase knock out sejak Piala Dunia 1986 lalu. Saat itu, Maroko juga lolos sebagai juara grup sebelum akhirnya keok 0-1 di tangan Jerman Barat.

Jalan terjal kembali mengadang langkah Maroko pada Piala Dunia 2022. Di perdelapan final, Singa Atlas harus berjumpa Spanyol yang lolos sebagai runner up Grup E setelah pada laga terakhir terpeleset dan kalah 1-2 saat bersua Jepang di Khalifa International Stadium.

Spanyol memang bukan lawan yang mudah bagi Maroko. Tim Matador juga datang dengan kekuatan yang menjanjikan. Terlepas dari kekalahan 1-2 yang sempat dialami dari Jepang pada laga terakhir grup E, Spanyol dihuni materi-materi pemain kelas dunia.

Kualitas tim ini sudah dibuktikan saat menang 7-0 atas Kosta Rika dan menahan imbang Jerman 1-1.

Meski demikian, Bounou sedikit banyak sudah mengenal tim Matador. Maklum, pria kelahiran 5 April 1991 tersebut sudah cukup lama bermain di liga utama Spanyol, yakni La Liga.

Pada 2014-2016 lalu, Baounou sempat memperkuat Atletico Madrid. Dia kemudian pindah ke Girona setelah sempat dipinjamkan ke Real Zaragoza. Pada tahun 2019 lalu, Bounou kembali dipinjamkan ke Sevilla sebelum akhirnya ditebus dan jadi kiper reguler sejak tahun 2020.

Bersama Sevilla, Bounou sudah tampil 76 kali di berbagai kompetisi.

Lantas, sanggupkah Maroko melewati rintangan ini? Mengikuti pemeo bola itu bundar, apa pun bisa terjadi pada pertandingan Maroko vs Spanyol. Apalagi pada pertemuan terakhir, di Piala Dunia 2018, Maroko mampu menyulitkan tim Matador dan bermain imbang 2-2.

 

Pertemuan Keempat

Sepanjang sejarah, Maroko sebenarnya baru tiga kali bertemu Spanyol. Dua laga sebelumnya terjadi pada babak play off Piala Dunia 1962 lalu.

Dalam pertandingan yang berlangsung dua leg pada bulan November 1961 tersebut, Maroko kalah dengan skor masing-masing 0-1 dan 2-3.

Maroko kembali bertemu Spanyol di fase grup Piala Dunia 2018. Pada pertandingan itu, Singa Atlas mulai merepotkan dan sempat memimpin dua kali sebelum akhirnya Iago Aspas menyamakan kedudukan di menit akhir menjadi 2-2. Akibat hasil ini, Maroko terpaksa angkat koper.

 

Jadwal Siaran Langsung Maroko vs Spanyol

Sementara itu, Spanyol sudah lama tidak mampu melewati babak 16 besar Piala Dunia. Terakhir kali, La Furia Roja melakukannya pada 2010 saat berhasil keluar sebagai juara.

Maroko merupakan tim Afrika pertama yang pernah bertemu Spanyol di fase knock out. Meski demikian, Tim Matador sudah lima kali menghadapi wakil-wakil benua hitam dengan hasil 3 kali menang, sekali kalah, dan sekali seri.

Satu-satunya kekalahan yang dialami Spanyol dari wakil Afrika adalah ketika bertemu Nigeria pada Piala Dunia 1998. Dalam pertemuan tersebut, Spanyol yang masih diperkuat oleh Luis Enrique, manajer mereka saat ini dan menelan kekalahan 2-3.

Maroko akan berhadapan dengan Spanyol di Education City Stadium, Selasa (22/12/2022). Seperti apa jalannya laga ini jangan sampai ketinggalan. Anda bisa menyaksikan pertandingan Maroko vs Spanyol melalui tayangan langsung di SCTV, Indosiar, Vidio, dan tv satelit Nex Parabola, mulai pukul 22.00 WIB.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Mohamad Taufik, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan