Diego Maradona Raksasa Mencakar Langit Argentina Jelang Piala Dunia 2022

Mural Maradona setinggi 14 lantai apartemen dipamerkan jelang Piala Dunia 2022.

Diterbitkan 05 November 2022, 00:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia tentu menjadi turnamen yang ditunggu-tunggu oleh berbagai negara penggila sepak bola. Salah satunya adalah Argentina, yang membuat aksi monumental.

Satu bulan jelang bergulirnya Piala Dunia 2022, sebuah mural raksasa bergambar legenda sepak bola Argentina Diego Maradona telah dibuka secara resmi di Buenos Aires.

Lukisan ini benar-benar sangat luar biasa karena setinggi gedung 14 lantai, atau ukuran detailnya yaitu 40 meter (lebar) X 45 meter (tinggi). Karya ini memperlihatkan Maradona yang mengangkat tangan kanannya dengan ekspresi bersemangat, dan tentunya menggunakan kostum tim nasional Argentina.

Mural raksasa ini dibuat oleh street artist bernama Martin Ron, yang terinspirasi dari foto ekspresi Maradona beberapa saat sebelum menyanyikan lagu kebangsaan Argentina di final Piala Dunia 1990, sebelum telan kekalahan 0-1 lawan Jerman Barat.

Ron mengatakan mural di jantung ibu kota Argentina ini adalah mural bergambar Maradona terbesar di seantero Bumi. "Ini adalah foto Diego (Maradona) ketika dia hampir memenangkan bintang juara ketiga," ujar Ron.

"Di luar lapangan, ia punya nyali, semangat dan hati. Tak hadirnya dirinya (di Qatar) akan terasa, Diego selalu menjadi bintang. Sayang dia sudah tak ada," tambahnya.

Maradona memang sampai saat ini adalah pemain ikonik tersukses di Argentina dengan trofi Piala Dunia tahun 1986. Sejak saat itu, La Albiceleste selalu gagal menjadi juara dunia.

Bahkan, pemain sekaliber Lionel Messi sekalipun masih kesulitan mengangkat performa Argentina di level Piala Dunia dengan torehan terbaik sebagai runner-up.

Maradona Membantu dari Langit

Maradona meninggal dunia pada 25 November 2020 karena serangan jantung. Meski kontroversial, tak bisa dipungkiri dia adalah salah satu pemain paling berpengaruh di dunia.

Tak heran, ribuan masyarakat Argentina bergantian mendatangi lokasi mural Maradona ini saat dibuka pada 3 November lalu.

"Kami, 40 juta orang Argentina, ketika bola mulai menggelinding dan kami menyanyikan lagu kebangsaan, kami akan memintanya (Maradona) untuk membantu kami dan mencerahkan kami dari surga sehingga kita akhirnya bisa memiliki kebahagiaan untuk semua orang," ujar turis dan penggemar Maradona, Eduardo Camus, di lokasi mural.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tak hanya warga saja, beberapa pemain dan mantan rekan Maradona di Timnas Argentina pun ikut datang. Salah satunya peraih gelar juara Piala Dunia 1978, Daniel Bertoni dan eks rekan Maradona, Carlos Daniel. "Diego meninggalkan kami sangat muda. Dia punya banyak hal untuk diberikan. Pikirkan saja nilai jersey yang dikenakan Diego Maradona. Diego adalah yang terbaik," ujar Bertoni. "Kami merindukannya. Citra Diego saat ini, telah dan akan sangat kuat. Dia adalah panutan kami dan kapten kami. Dia adalah segalanya. Dia selalu dekat dengan kami (tim 1986)," tutur rekannya di skuad Piala Dunia 1986, Carlos Daniel, menambahkan. "Piala Dunia kali ini akan berlangsung tanpa Diego. Saya berharap dari atas, dia bisa menemani dan mencerahkan kami."

Halaman
Show All
Anry Dhanniary, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan