Desakan KLB PSSI, Dali Tahir Minta Semua Pihak Ikuti Aturan FIFA

Mantan pengurus PSSI yang juga mantan anggota Komite Etik FIFA Dali Tahir beri pendapat soal desakan KLB PSSI untuk pergantian pengurus.

Diperbarui 28 Oktober 2022, 21:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta Wacana Kongres Luar Biasa (KLB) di PSSI menyeruak. Ini menyusul keluarnya rekomendasi dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) soal tragedi Kanjuruhan.

Mantan Anggota Komite Etik FIFA, Dali Tahir, ketika ditanyai pendapatnya pun menyampaikan komentar. Dali, yang juga eks Exco AFF ini mengajak semua pihak untuk bersikap arif dalam melihat konteks permasalahan.

Menurut pria 75 tahun ini, selama 40 tahun pengalamannya berkecimpung di kepengurusan sepak bola, aturan serta proses dalam mendorong sebuah KLB harus diperhatikan.

Dia menjelaskan, pada dasarnys KLB bukan hal dilarang untuk dilakukan di tengah jalannya sebuah periode kepengurusan PSSI. Namun, ia mengatakan, PSSI adalah organisasi yang menjadikan statuta FIFA sebagai pedoman dalam melangkah.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak turut berpegang kepada pedoman tersebut. Hal ini agar sepak bola Indonesia tidak melanggar aturan FIFA yang bisa berujung sanksi.

"Kita ikuti aturan FIFA. Bila besok harus ada KLB, lusa KLB, kalau semua tiba-tiba. Lalu aturan FIFA harus dikemanakan? FIFA ini organisasi profesional, anggotanya 211 negara, bahkan lebih banyak dari PBB yang beranggotkan 195 negara, PSSI berjalan di koridor aturan," kata tokoh sepak bola yang pada tahun 2004 turut berunding dengan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) dalam merumuskan statuta PSSI ini, Jumat (28/10/2022).

"Memang iya, boleh dibahas soal tanggung jawab moral. Tapi saya di sini berkewajiban menyampaikan, pasal di statuta FIFA itu menyebutkan; menolak dengan keras segala macam bentuk intervensi pihak ketiga dan pemerintah," kata dia.

 

Bentuk Intervensi

Oleh karena itu, Dali tak menampik bahwa salah satu rekomendasi yang ditelurkan TGIPF untuk PSSI berpotensi dianggap sebagai bentuk intervensi pihak ketiga oleh FIFA. Rekomendasi itu adalah meminta seluruh pengurus PSSI, termasuk anggota Komite Eksekutif (Exco) untuk mengundurkan diri.

"Tentu ada kecemasan di-banned. Tahun depan ada Piala Dunia U-20. PSSI yang sekarang dipimpin oleh Iriawan ini (Iwan Bule) yang bawa Piala Dunia U-20 ke Indonesia, bila kita diskors sudah pasti Piala Dunia U-20 tidak jadi digelar di sini. Apa kita mau arahnya ke sana?," kata pendiri Galatama ini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Minta KLB itu ada frame time-nya. Anggota Exco, kriterianya harus tercatat lima tahun minimal berkecimpung di sepak bola baru boleh mencalonkan diri," ujar Dali. "Jadi di sinilah, jangan minta mundur asal minta mundur. Manusia itu sudah pasti ada kekurangan, maka ada aturan yang akan membatasinya. Kalau bicara soal baik-buruk, prestasi PSSI sekarang juga ada, kita lihat, timnas kita lagi baik. Ranking di FIFA naik, prestasi juga ada di kelompok umur. Kalau gonta-ganti (pemimpin dan pengurus terus), kapan majunya," kata sosok yang turut mendirikan klub legendaris era galatama, Arseto, ini.

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • KLB adalah Kongres Luar Biasa yang dapat digelar jika mendapat pengajuan permintaan dari Komite Eksekutif (Exco) PSSI atau dari 2/3 anggota.
    KLB adalah Kongres Luar Biasa yang dapat digelar jika mendapat pengajuan permintaan dari Komite Eksekutif (Exco) PSSI atau dari 2/3 anggota.
    KLB PSSI
  • FIFA merupakan badan pengendali sepak bola internasional
    FIFA merupakan badan pengendali sepak bola internasional
    FIFA
  • PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) adalah induk organisasi yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan sepakbola Indonesia.
    PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) adalah induk organisasi yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan sepakbola Indonesia.
    PSSI
  • Dali Tahir
  • Iwan Bule
  • KLB