Daftar 6 Pemain Top yang Terancam Absen di Piala Dunia 2022

Sejumlah pemain dicoret karena cedera dan diprediksi belum sembuh saat turnamen dimulai pada November

Diterbitkan 21 Oktober 2022, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Dengan waktu kurang dari satu bulan sampai Piala Dunia 2022 dimulai di Qatar, sejumlah pemain besar dari seluruh dunia telah dicoret dari turnamen. Sulit membayangkan Piala Dunia berlangsung tanpa keikutsertaan profil tinggi, meskipun melihat seorang pemain absen karena cedera tetap menyakitkan.

Kemenangan Prancis pada 2018 datang tanpa Laurent Koscielny, yang mengalami cedera Achilles menjelang turnamen, sementara rekan senegaranya Dimitri Payet juga melewatkan turnamen setelah tertatih-tatih keluar dari final Liga Europa. Mohamed Salah juga berada dalam bahaya absen dari turnamen di Rusia setelah cedera di final Liga Champions tahun itu tetapi pulih tepat pada waktunya.

Sebagian besar bintang yang menunggu gelaran turnamen Piala Dunia Qatar 2022 memiliki lebih banyak pertandingan untuk dinavigasi di level klub sebelum menuju ke timur tengah, tetapi beberapa telah mengalami kemunduran yang akan membuat mereka keluar dari turnamen.

Berikut adalah nama-nama mereka yang tidak akan terlibat dalam turnamen yang akan digelar pada November dan Desember, seperti dilansir Mirror;

Paulo Dybala 

Penyerang Argentina Paulo Dybala memulai musim 2022/23 dalam performa yang menakutkan setelah meninggalkan Juventus ke Roma. Mantan pentolan Palermo, yang hanya bermain selama 22 menit di Piala Dunia 2018, mencetak tujuh gol dalam 11 pertandingan pertamanya untuk Giallorossi, namun mendapat pukulan menyakitkan.

Pemain berusia 28 tahun, yang akn merayakan ulang tahunnya hanya beberapa hari sebelum Piala Dunia, mengalami cedera aneh saat bermain untuk Roma melawan Lecce. Dia berhenti setelah mengonversi penalti, dan manajer klub Jose Mourinho menjelaskan kekhawatirannya.

"Saya akan mengatakan itu tidak terlihat bagus, daripada mengatakan itu terlihat buruk," kata Mourinho. "Sayangnya, itu mungkin terlihat lebih dekat dengan buruk daripada tidak baik," tambahnya. 

"Saya bukan seorang dokter dan saya belum berbicara dengan dokter tetapi, dari pengalaman dan dari apa yang saya pahami dari berbicara dengan Paulo, sulit (untuk melihatnya lagi sebelum akhir tahun)," kata Mourinho menegaskan. 

 

Gini Wijnaldum

Cedera Dybala membuat segalanya berubah dari buruk menjadi lebih buruk bagi Roma, yang telah kehilangan pemain baru mereka di musim panas. Mantan gelandang Liverpool Gini Wijnaldum bergabung dengan status pinjaman dari Paris Saint-Germain ke Roma, tetapi hanya berhasil satu penampilan sejak menderita cedera jangka panjang dalam pelatihan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Menyusul cedera yang diderita selama latihan sore ini, Georginio Wijnaldum kemudian menjalani tes medis yang memastikan adanya patah tulang tibia di kaki kanannya," demikian pernyataan Roma setelah insiden tersebut. "Pemain akan menjalani penilaian lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang. FORZA GINI!" Wijnaldum dan tim Belanda-nya gagal lolos ke Piala Dunia 2018, tetapi ia berharap akan berada dalam campuran untuk mendapatkan tempat awal setelah keterlibatannya di Euro 2020. Namun, sepertinya tidak demikian, sementara pemain berusia 31 tahun itu telah berjanji untuk kembali secepat mungkin, Piala Dunia mungkin datang terlalu cepat untuknya. "Sejak cedera saya, saya tidak menanggapi atau mengirim video hanya karena saya sangat emosional dan sedih dengan situasi di sekitar cedera saya," kata gelandang itu. "Pertama-tama saya ingin meminta maaf, kedua saya dapat mengatakan bahwa sekarang saya berada di ruang yang sangat baik dengan program rehabilitasi saya. Saya menerima situasi apa adanya dan itulah mengapa saya sekarang dapat memberikan 100 persen dalam rehabilitasi saya," jelasnya.  

Halaman
Show All
Muhammad Rizal, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan