Profil Gianni Infantino, Presiden FIFA Kaya Gagasan dan Inovasi

Gianni Infantino sebelum duduk di kursi puncak FIFA sukses mentaskan inovasi-inovasi penting di berbagai kompetis UEFA

Diterbitkan 18 Oktober 2022, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berkat kinerjanya yang memuaskan, Gianni Infantino akhirnya resfimi menggantikan Sepp Blatter sebagai Presiden FIFA melalui Kongres Luar Biasa (KLB) FIFA yang dilaksanakan di Zurich, Swiss, 26 Februari 2016.

Ikut Berduka

Terkait dengan kejadian atau tragedi Arema yang menewaskan ratusan suporter sepak bola Indonesia, beberapa waktu lalu, Infantino langsung memberi perhatian dan respon yang cepat. Dia juga turut menyampaikan belasungkawa atas insiden mematikan dalam dunia sepak bola tersebut dan mendoakan kerabat korban di masa sulit ini.

“Saya menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-teman para korban yang kehilangan nyawa setelah insiden tragis ini.”

Hari Gelap

Dalam pernyataannya, Gianni Infantino menyebut dunia sepak bola dilanda shock menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia, bahkan menyebutnya sebagai hari gelap dalam dunia sepak bola.

“Dunia sepak bola sedang shock menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia pada akhir pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan,” kata Presiden FIFA Gianni Infantino, seperti dikutip dari situs resmi Fifa.com, Minggu (2/10/2022).

“Ini adalah hari gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan ini adalah sebuah tragedi di luar nalar.”

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
AY Yustiawan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan