Buntut Tragedi Kanjuruhan, FIFA dan AFC Bakal Sambangi Indonesia

Buntut tragedi Kanjuruhan, Arema FC juga mendapat hukuman larangan menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi Liga 1 musim ini.

Diperbarui 04 Oktober 2022, 19:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Hukuman Arema FC

Pada kesempatan yang sama, Komdis PSSI akhirnya resmi menjatuhkan hukuman kepada Arema FC. Tim berjuluk Singo Edan itu dilarang menjadi tuan rumah pertandingan Liga 1 di sisa musim 2022/23. Selain itu, Arema juga didedan sebesar Rp 250 juta. 

"Arema FC nantinya harus bermain jauh dari Malang dan tanpa penonton serta denda Rp250 juta. Pengulangan terhadap pelanggaran di atas akan dijatuhkan hukuman yang lebih berat," kata Ketua Komisi Disiplin PSSI Erwin Tobing pada konferensi pers, Selasa (4/10/2022).

PSSI juga menjatuhkan sanksi terhadap Ketua Panitia Pelaksana Arema FC Abdul Haris dan Koordinator Security Officer Arema FC Suko Sutrisno. Keduanya dilarang terlibat di sepak bola seumur hidup.

 

Tidak Masuk ke Ranah Pidana

Erwin Tobing menjelaskan, pihaknya hanya bisa bertindak terkait pelaksanaan pertandingan. Untuk kesalahan-kesalahan lain, pihak berwenang lainnya yang bakal menjatuhkan hukuman.

Termasuk kemungkinan hukuman pidana karena lebih dari 100 jiwa melayang dari tragedi Arema yang terjadi Sabtu (1/10/2022) tersebut.

"Keputusan berdasar sidang Kombis ini diharapkan menjadi bahan evaluasi kita semua, terutama untuk panpel-panpel lain," tegas Erwin Tobing.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan