Asal Usul, Sejarah hingga Organisasi Basket di Dunia FIBA

Basket merupakan salah satu permainan bola besar yang populer di kalangan anak muda.

Diterbitkan 06 Oktober 2022, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Basket adalah jenis olahraga yang populer di kalangan anak muda. Cabang olahraga satu ini cukup erat bagi masyarakat Amerika.

Bagaimana tidak, olahraga basket sendiri ditemukan pertama kali di Amerika Serikat pada tahun 1891. Orang yang pertama kali melahirkan cabang olahraga basket ke dunia adalah Prof. Dr. James A. Naismith.

Ia adalah seorang pengajar ilmu pendidikan jasmani di sekolah Young Men Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat.

Hati seorang guru ini tergugah ketika melihat anak didiknya hanya diam saja di kelas tanpa melakukan kegiatan. Saat itu, musim dingin tiba dimana mereka enggan beraktivitas di luar ruangan.

Melihat fenomena ini, pengawas kepala bagian olahraga sekolah, Dr. Luther Gullick menghampiri James untuk berunding.

Luther memberi kepercayaan kepada James untuk menciptakan cabang olahraga baru yang berbeda dengan olahraga sebelumnya. Dengan kententuan, permainan dapat dimainkan di dalam ruangan tak terhalang musim.

James memutar otak untuk menemukan olahraga yang ideal, yaitu tidak perlu menendang, menarik dan menjegal tubuh seperti olahraga kebanyakan.

Awalnya, James berinovasi dari permainan sepak bola, baseball dan sejenisnya. Namun, permainan ini tak mungkin dilakukan di ruangan tertutup.

Lambat laun, James menyimpulkan bahwasanya permainan ini menjadikan bola sebagai media, akan tetapi tidak ada kontak fisik antar pemainnya, serta menghilangkan gawang.

Berangkat dari gagasan itulah bola dalam permainan ini tidak diperkenankan untuk ditendang, melainkan digiring atau dribble.

Induk Organisasi Basket Nasional dan Internasional

Induk organisasi basket internasional adalah Federation Internationale de Basketball (FIBA). Organisasi ini tentu saja memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memajukan olahraga basket, baik antar negara maupun antar klub.

Asosiasi ini didirikan pada 18 Juni 1932 di Jenewa, dua tahun setelah basket diakui secara resmi oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Terdapat 8 negara yang berpartisipasi mendirikan organisasi satu ini, yakni Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Latvia, Portugal, Rumania dan Swiss.

Pada tahun 1936, James Naismith ditunjuk langsung menjadi presiden kehormatan oleh FIBA untuk Olimpiade musim panas di Berlin.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

FIBA berhasil menyelenggarakan Piala Dunia Bola Basket sejak tahun 1950 dan Piala Dunia Bola Basket Wanita sejak 1953. Keduanya diadakan setiap empat tahun sekali, bergantian dengan olimpiade. Berbeda dengan FIBA, cabang olahraga basket di Indonesia memiliki induk organisasinya sendiri. Induk organisasi basket nasional adalah PERBASI. Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) merupakan organisasi penting bagi keberlangsungan olahraga basket di Indonesia. Pasalnya, banyak kegiatan seperti turnamen dari segala usia yang diadakan oleh Perbasi. Dilansir melalui laman resmi Perbasi, peran organisasi bola basket nasional ialah untuk mempersiapkan, mengembangkan dan mengelola tim nasional bola basket Indonesia untuk bersaing dalam kompetisi internasional sebagai perwakilan Republik Indonesia. Dalam menjalankan perannya, Perbasi memiliki kepengurusan yang dibagi ke dalam tingkatan wilayah, antara lain adalah pengurus cabang, pengurus daerah hingga pengurus besar.

Halaman
Show All
Haya Aulia, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan