Kupas Tuntas Pola Pertahanan di Permainan Sepak Bola, Apa Saja?

Sepak bola merupakan cabang olahraga favorit bagi semua kalangan. Diperlukan strategi dalam setiap pertandingan demi meraih kemenangan.

Diterbitkan 04 Oktober 2022, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan sepak bola merupakan ajang yang paling dinantikan. Para pendukung berbondong-bondong datang ke arena demi mendukung klub favoritnya.

Segala persiapan telah disusun sedemikian rupa oleh penyelenggara maupun tim yang akan bertanding. Terlebih khusus bagi para pemain yang akan berlaga.

Mulai dari kesehatan fisik, formasi pemain hingga strategi telah dipersiapkan dengan baik.

Dalam setiap pertandingan sepak bola, pelatih akan menentukan siapa saja kah yang akan terjun ke lapangan. Termasuk susunan strategi seperti pola penyerangan dan pertahanan.

Mengapa demikian? Karena tujuan utama permainan sepak bola adalah mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan.

Jika tim berhasil menguasai lapangan dengan memperhitungkan strategi saat menghadapi lawan, maka besar peluang bagi tim untuk memenangkan pertandingan.

Strategi menyerang dilakukan dengan cara mengumpan bola ke rekan setim guna menghantarkan bola ke gawang lawan.

Berbeda dengan pola menyerang, strategi bertahan dalam permainan sepak bola didominasi oleh pemain belakang. Hal ini dikarenakan seorang bek memiliki peran untuk mengawal kemana saja pemain penyerang bergerak.

Kamu perlu menonton pertandingan guna mengetahui beberapa strategi yang akan digunakan sebuah tim demi meraih kemenangan.

Beberapa jam lagi, Timnas Indonesia akan menghadapi Guam dalam laga Piala Asia 2023 di Stadion Pakansari, Bogor pada (3/10/2022) pukul 20:00 WIB.

Sebelum menyaksikan laga seru ini, kalian perlu mengetahui apa saja strategi bertahan yang biasa digunakan oleh pemain saat bertanding. Simak penjelasannya di halaman selanjutnya.

Strategi Bertahan Man to Man Defence

Strategi bertahan yang umum digunakan dalam permainan sepak bola adalah menjaga pemain satu lawan satu. Penjagaan ini biasa disebut dengan strategi man to man defence. Dimana setiap pemain lawan bergerak, ia akan mendapatkan penjagaan ketat.

Saat menggunakan strategi ini, pemain perlu mengetahui siapa lawan yang harus dijaga. Apalagi, striker lawan yang memiliki daya serang cepat dan kepekaan gol yang tinggi perlu mendapatkan pengawalan dari satu sampai dua orang.

Pemain yang bertugas mengawal lawan membutuhkan performa yang berkualitas tinggi, disiplin dan cerdas dalam bertindak.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Selain itu, diperlukan juga kecepatan, kelincahan dan daya tahan untuk seorang pemain dengan pola strategi bertahan man to man defence. Seorang pemain dengan pola strategi ini dituntut untuk bisa bertanggung jawab atas pemain mana yang akan ia kawal. Dirinya perlu bisa membaca karakter pemain lawan dan berpikir satu langkah lebih cepat dari lawan. Dengan begitu, pemain sudah bisa memprakirakan yang akan dilakukan oleh lawan ke depannya. Jika pemain berhasil menggunakan strategi ini dengan baik, besar harapan sebuah tim untuk dapat menguasai pertandingan dan mematikan lawan, sehingga tim akan keluar sebagai pemenang.

Halaman
Show All
Haya Aulia, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan