Profil Tim Grup H Piala Dunia 2022: Uruguay, Sang Juara Edisi Pertama yang Mulai Loyo

Uruguay menjadi salah satu tim yang disegani dari Benua Amerika Selatan. La Celeste mengoleksi dua gelar Piala Dunia masih belum dapat menjadi juara lagi hingga saat ini. Apakah Uruguay dapat mengakhiri penantian 72 tahun puasa gelar Piala Dunia di Qatar nanti?

Diterbitkan 18 Agustus 2022, 00:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Timnas Uruguay merupakan salah satu tim yang disegani dari Benua Amerika Selatan, pasalnya tim berjuluk La Celeste mengoleksi dua gelar Piala Dunia. Di edisi pertama pada 1930, mereka menjadi juara saat terpilih sebagai tuan rumah.

Uruguay kembali mengangkat piala pada Piala Dunia 1950, dengan mengejutkan Brasil di babak final.

Sejak saat itu, tim yang pernah dikenal dengan mentalitas Garra Charrua ini tak pernah lagi mentas di final, meski 13 kali berpartisipasi di turnamen paling akbar di dunia ini.

Di edisi terakhir Piala Dunia, Uruguay hanya mampu melenggang hingga ke perempat final. Saat itu langkah mereka dihentikan Prancis, yang kemudian jadi juara di Rusia.

Uruguay melenggang ke Piala Dunia Qatar 2022 setelah finis peringkat tiga pada kualifikasi zona CONMEBOL, di belakang Brasil dan Argentina.

Luis Suarez dan kolega berada di grup kuat pada Piala Dunia 2022, akan bersaing dengan Korea Selatan, Portugal, dan Ghana untuk memperebutkan tiket 16 besar.

Di pertandingan pembuka, mereka sudah harus berhadapan dengan salah satu kekuatan Asia, Korea Selatan, kemudian bertemu juara Piala Eropa 2016, Portugal, sebelum ditantang Ghana di laga terakhir.

Timnas Uruguay berada di zona Amerika Selatan, di mana mereka bersaing dengan tim-tim kuat seperti Brasil dan Argentina. Perjalanan La Celeste ke Piala Dunia 2022 cukup berat. Mereka harus jatuh bangun menghadapi para pesaing dari zona CONMEBOL.

Uruguay bahkan sempat terlempar dari zona aman akibat menderita empat kekalahan berturut-turut di babak kualifikasi, yang saat itu masih di bawah komando Oscar Tabarez.

Menyusul hasil mengecewakan di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Tabarez pun dibebastugaskan per November 2021, sekaligus mengakhiri 15 tahun kepemimpinannya di timnas Uruguay.

Posisinya digantikan Diego Alonso, dan Uruguay pun berhasil memenangi empat pertandingan tersisa.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Uruguay menutup putaran kualifikasi dengan mengumpulkan 28 poin, berkat delapan kemenangan, empat kali imbang dan enam kekalahan. Hanya saja catatan gol Luis Suarez dan kolega yang menjadi perhatian, karena mereka hanya mencetak 22 gol, paling sedikit di antara empat tim yang lolos otomatis. Dengan hasil tersebut, La Celeste memastikan sebagai salah satu peserta Piala Dunia 2022 yang akan diselenggarakan di Qatar pada 21 November sampai 18 Desember. Lantas, apakah Uruguay datang sebagai pemburu gelar juara atau menjadi buruan tim lain saat Piala Dunia kali ini?

Halaman
Show All
Jefry Hutabarat, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan