Kopda Muslimin Ditemukan Tewas Setelah Buron atas Kasus Penembakan Istri Sendiri

Istri Kopda Muslimin ditembak pembunuh bayaran saat tengah menjemput salah seorang anaknya dari sekolah, Senin 18 Juli 2022.

Diperbarui 28 Juli 2022, 13:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pelaku yang berinisial S.alias Babi adalah eksekutor penembakan. Sementara pelaku lain berinisial P bertugas sebagai pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja, kemudian S dan AS alias Gondrong berperan sebagai pengawas saat aksi penembakan dilakukan.

Menurut pengakuan para tersangka, bukan kali ini saja Kopda Muslimin berniat membunuh istrinya. Sebelum penembakan terjadi, setidaknya ada tiga skenario yang sempat direncanakan, mulai dari mengirim santet, memberikan racun air kecubung, hingga rencana pencurian dengan kekerasan. 

Namun belakangan, Kopda Muslimin memilih cara penembakan untuk menghabisi istrinya sendiri.

 

 

Uang dari Ibu Mertua

Menurut polisi, Kopda Muslimin menjanjikan uang Rp120 juta kepada para pelaku penembakan. Uang itu diduga berasal dari mertuanya yang seharusnya digunakan untuk biaya pengobatan.

"Jadi salah satu pegawai di rumah Kopda Muslimin ini ditelepon untuk meminta uang kepada ibu mertuanya guna biaya rumah sakit," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol.Irwan Anwar di Semarang, Rabu, dikutip Antara.

Menurut pegawai yang bertugas merawat burung peliharaan Kopda Muslimin itu, dia  diperintahkan untuk mengambil uang Rp120 juta dari ibu mertua Kopda Muslimin dengan alasan untuk biaya rumah sakit.

Kopda Muslimin, lanjut dia, kemudian memerintahkan lagi untuk meminta tambahan Rp90 juta dengan alasan biaya rumah sakit masih kurang.

"Ternyata Rp120 juta itu diberikan kepada para pelaku penembakan, sedangkan Rp90 juta digunakan untuk melarikan diri," katanya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan