Update Covid-19 Jumat, 1 Juli 2022: Positif Bertambah 2.049 dan Sembuh 1.921

Data harian sebaran Covid-19 per 1 Juli 2022, kasus baru bertambah 2.049 menjadi 6.090.509. Kasus sembuh juga bertambah 1.921 sehingga akumulasinya menjadi 156.740.

Diterbitkan 01 Juli 2022, 22:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Sel ini bertahannya lebih lama dan diperlukan oleh booster. Sel ini harus aktif terus sehingga ketika diberi booster dia akan menghasilkan antibodi."

"Jadi karena adanya sel memori ini, booster tetap bisa diberikan walau sudah lebih dari enam bulan. Misalnya sudah 8 bulan ya jangan menunggu lagi, cepat-cepat suntik booster," imbuhnya.

Belum enam bulan

Jika sebelum enam bulan, maka pemberian vaksin primer maka pemberian booster tidak akan menunjukkan peningkatan antibodi yang signifikan. "Dua bulan setelah vaksin primer itu antibodinya masih tinggi, kalau kita suntik lagi itu enggak akan naik tinggi," kata Sri Rezeki Hadinegoro.

"Ini harus hati-hati, kita sudah memakai batas enam bulan itu sudah paling bagus ada penelitiannya. "Kalau lebih, silakan booster asal jangan kurang dari enam bulan."

Sri juga menerangkan soal vaksin booster untuk BA.4 dan BA.5. Menurutnya, sejauh ini vaksin tersebut masih diteliti.

"Ya mungkin di luar negeri ada penelitiannya, tetapi memang belum dipublikasi karena ini tidak mudah, yang meneliti perlu waktu, uang, subjek, dan responden," ucapnya.

Di sisi lain, penelitian vaksin dilakukan untuk Omicron secara keseluruhan bukan khusus BA.4 dan BA.5. "Bisa saja di masa depan ada BA.8 dan kita tidak mungkin mengikuti mutasinya sehingga yang diteliti adalah vaksin Omicron secara keseluruhan.”

Terlepas dari berbagai penelitian yang sedang dikembangkan, vaksinasi tetap penting. Apalagi, di tengah merebaknya Omicron subvarian BA.4 dan BA.5.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan