Jelang Ultah ke-50, Zinedine Zidane Kembali Bicara Soal Tandukan Materazzi

Zinedine Zidane sebenarnya jarang membahas masalah ini di depan publik. Namun belum lama ini, pria yang sudah berusia 49 tahun itu menyampaikan tanggapannya mengenai kejadian yang membuatnya menerima kartu merah pada final Piala Dunia 2006 lalu.

Diterbitkan 20 Juni 2022, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Italia akhirnya memenangkan pertarungan lewat adu penalti dengan skor 5-3. Zidane tidak bisa ambil bagian usai menerima kartu merah akibat menanduk Materazzi pada menit ke-110.

Tetap Bersinar

Perjalanan kelam Zidane di Piala Dunia 2006 tidak membuat pamornya meredup. Sebaliknya, pemain berkepala plontos itu tetap dipuja oleh banyak penggemar sepak bola dunia. Namanya kembali melambung saat mulai beralih profesi menjadi pelatih. Bersama Real Madrid, Zidane pernah merebut tiga gelar Liga Champions (2015/16, 2016/17, 2017/18) secara beruntun dan satu gelar La Liga. 

Musim ini, nama Zidane kembali mencuat dalam bursa transfer pelatih. Namanya mulai digadang-gadang menjadi salah satu kandidat yang bakal mengisi kursi pelatih Paris Saint Germain (PSG). Hanya saja, Zidane sepertinya belum tertarik dengan tawaran ini. Seperti dilansir dari AS, dia lebih memilih untuk bersabar dan menunggu Didier Deschamp lengser dari jabatan sebagai pelatih timnas Prancis.

Dan menurut RMC Sport, tujuan terdekat Zidane adalah melatih tim nasional Prancis setelah Piala Dunia 2022. Sementara tawaran menjadi pelatih PSG akan dipertimbangkan Zidane di kemudian hari. 

Alasan Tinggalkan Madrid

Sementara itu,  Zidane empat angkat bicara mengenai alasannya meninggalkan Real Madrid. Pelatih asal Prancis itu mengaku tidak mendapatkan apa yang diinginkannya selama menangani Los Blancos.

Zidane akhirnya meninggalkan Real Madrid. Pelatih yang diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Los Blancos itu memutuskan pergi setelah gagal mempersembahkan gelar apa pun pada musim ini.

Zidane mengakhiri kontraknya bersama Real Madrid pada 26 Mei lalu. "Saya paham sepak bola dan tahu tuntutan apa yang diharapkan oleh tim seperti Real Madrid," kata Zidane, seperti dilansir AS.

"Saya tahu, ketika Anda tidak menang Anda harus pergi," bebernya.

"Saya tidak menyeberang ke mana pun. Tidak juga lelah melatih. Saya ingin hubunganku dengan klub dan presiden selama beberapa bulan ini berbeda," kata Zidane menambahkan. 

(Selengkapnya bisa Anda simak melalui tautan ini).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan