Mike Tyson Bebas dari Tuntutan Hukum Usai Pukuli Penumpang Pesawat Hingga Babak Belur

Pemukulan yang dilakukan Mike Tyson terhadap penumpang pesawat terjadi pada 20 April lalu. Insiden bermula saat petinju yang pernah mendekam di penjara itu tengah dalam penerbangan dari San Fransisco menuju Florida.

Diterbitkan 11 Mei 2022, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Wajah sang penumpang babak belur dan terluka. Dia pun langsung mendapatkan perawatan medis saat pesawat mendarat dan juga bicara kepada polisi.

Diduga Mabuk

Meski demikian, pihak Tyson memastikan kalau korban sudah bertindak keterlaluan. Menurut perwakilan Tyson, penumpang yang diduga mabuk itu tidak hanya memprovikasi saja. Dia juga dituduh telah melempar botol ke arah si Leher Beton.

"Sayangnya Tuan Tyson mengalami insiden dalam penerbangan dengan penumpang agresif yang mulai mengganggunya. Orang itu melempar botol ke arah Tyson ketika sedang duduk," ujar perwakilan Tyson kepada TMZ Sports. (Simak berita selengkapnya di sini)

Siapa Tyson?

Mike Tyson meupakan petinju kelas berat terpopuler setelah era Muhammad Ali. Petinju kelahiran Brooklyn, New York ini, masih tercatat sebagai juara dunia termuda kelas berat hingga saat ini. 

Tyson sudah menjadi juara dunia di usia 20 tahun 150 hari. Si Leher Beton merebut sabuk juara versi WBC dengan memukul KO (Knock out) Trevor Berbick pada ronde kedua, 22 November 1986.  

Sejak saat itu, namanya terus melambung. Satu persatu gelar juara dunia tinju kelas berat berhasil direbutnya. Di era 1990-an, nyaris tidak ada yang tidak mengenal Mike Tyson. Namanya dielu-elukan pun di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Duel demi duelnya sangat dinanti publik.

Namun bukan pukulan lawan yang mebuat Tyson jatuh. Tantangan terberat justru datang dari kehidupan sehari-hari dan berulang kali Tyson kalah. Perilaku yang 'ugal-ugalan' tak hanya menyeretnya ke sejumlah perkara. Kariernya juga hancur dan nama besarnya juga tercemar.

Di luar ring, Tyson beberapa kali berurusan dengan pengadilan. Mulai dari tindak kekerasan dalam rumah tangga, pemerkosaan, hingga perkelahian jalanan. Keuangannya hancur. Pada tahun 2003, Tyson mengaku bangkrut dan mengajukan kepailitan ke pengadilan di Manhattan, Amerika Serikat.

Perlahan, Tyson kembali bangkit. Dengan tenaga yang tersisa, dia membangun kembali kehidupannya. Di luar tinju, pria yang mengubah namanya menjadi Malik Abdul Aziz itu aktif dalam berbagai kegiatan, mulai dari terjun ke dunia perfiliman hingga menggarap acara podcast Hotboxin di kanal YouTube.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan