Catat! Ini 3 Jenis Senam yang Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Senam merupakan olahraga yang melibatkan berbagai gerakan tubuh, sehingga diklaim menjaga kebugaran sekaligus melatih otot-otot. Beberapa jenis senam juga dipandang efektif untuk membantu menurunkan berat badan. Simak penjelasannya melalui artikel berikut ini!

Diterbitkan 19 April 2022, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

2. Senam Ritmik

Senam ritmik adalah disiplin senam yang rangkaian gerakannya dilakukan dengan mengikuti iringan musik. Senam ritmik umumnya dapat dibagi menjadi dua kategori, yakni individu (dilakukan oleh pesenam tunggal) dan kelompok.

Senam ritmik pertama kali digagas oleh Jean-Georges Noverre (1727–1810), Francois Delsarte (1811–1871) dan Rudolf Bode (1881–1970). Ketiga tokoh ini mempromosikan penggabungan ekspresi atau mimik wajah dengan gerakan tubuh demi menciptakan koreografi yang indah.

Seiring dengan perkembangan zaman, senam ritmik ikut mengalami kemajuan. Pada 1929, tokoh bernama Hinrich Medau menciptakan rangkaian gerak gimnastik modern dengan menggunakan properti pendukung seperti bola, tali, pita, dan sebagainya.

Dilansir dari Liputan6.com, senam ritmik yang dilakukan secara teratur dapat membantu seseorang menurunkan berat badan. Alasannya, gerakan dalam disiplin senam ini berguna untuk membakar lapisan lemak dalam tubuh.

Lebih lanjut, olahraga senam ritmik juga diklaim bermanfaat untuk menjaga massa otot dalam tubuh. Rangkaian gerakan dan aktivitas dalam disiplin senam ini mampu meningkatkan massa otot jika dipraktikkan dengan rutin dan berkala.

3. Senam Zumba

Zumba merupakan salah satu jenis senam yang populer di kalangan masyarakat. Olahraga ini cocok dipraktikkan oleh seseorang yang ingin membakar kalori secara efektif. Latihan zumba yang dilakukan secara rutin dapat membakar 500–800 kalori per jam. Senam ini juga cocok dijadikan sarana untuk membantu melancarkan program diet.

Zumba dikategorikan sebagai senam kebugaran dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Zumba terdiri atas gerakan yang sejalan dengan iringan musik. Rangkaian gerak tersebut dilakukan dalam durasi waktu tertentu, sehingga dapat memberi efek positif bagi otot dan denyut jantung pesenam.

Zumba adalah jenis senam yang tergolong baru. Menurut laman resmi MediaKom Kementerian Kesehatan RI, senam zumba diciptakan pada 2002 oleh koreografer asal Kolombia bernama Alberto Beto Perez. Adapun istilah “zumba” diambil dari kata zum-zum, yang berarti gerakan cepat dalam bahasa Kolombia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan