4 Kepindahan Manajer Sepak Bola Teraneh Sepanjang Sejarah

Selain Mark Hughes, simak empat kepindahan manajer teraneh sepanjang sejarah dalam artikel berikut!

Diterbitkan 28 Februari 2022, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Namun, ini bukanlah kepindahan aneh pertama yang dicatatkannya. Melansir Daily Star, Tony Adams sempat mengguncang Azerbaijan dengan mengambil jabatan manajer di Gabala, sebelum hijrah ke Spanyol pada 2017.

Granada semula mengangkat mantan bek Arsenal itu sebagai direktur sepak bola pada Maret. Akan tetapi, pihak klub mengalihperankan Adams menjadi manajer sebulan kemudian.

Bertahun-tahun absen menjalani karier manajerial, Adams mengemban tanggung jawab besar, yakni menyelamatkan skuad asuhannya dari zona degradasi. Namun, upaya tersebut tak berbuah hasil yang diharapkan. Granada jadi salah satu tim yang terdegradasi kala itu.

3. Dave Hockaday – Leeds United

Dave Hockaday merupakan salah satu manajer teraneh yang ditunjuk mengisi kursi pelatih Leeds United di bawah kempemimpinan Massimo Cellino. Sosok yang hampir tak dikenal itu dipercaya menggantikan Brian McDermott untuk musim 2013/2014.

Satu-satunya pengalaman manajerial yang dikantongi Hockaday kala itu adalah menjadi juru taktik di Forest Green Rovers. Bersama Leeds, ia hanya mampu meraih dua kemenangan dari enam pertandingan yang ditanganinya. Hockaday akhirnya dipecat 70 hari setelah bekerja.

4. Ramon Diaz – Oxford United

Eks pemain internasional Argentina Ramon Diaz menjabat sebagai manajer River Plate selama tujuh tahun, sebelum akhirnya hengkang ke Inggris. Ia mengambil posisi sebagai manajer Oxford United pada Desember 2004.

Meski dilaporkan rela bekerja gratis dan sukses memberikan awal yang cerah di masa kepemimpinannya, Diaz memutuskan pergi dari klub sebelum akhir musim, ketika Oxford finis di posisi ke-15.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan