Penyempurnaan Aturan Mutasi Atlet PON Jadi Sorotan di Rakernas KONI 2021

Rakernas KONI 2021 salah satunya membahas penyempurnaan aturan mutasi atlet pada ajang PON.

OlehThomas
Diterbitkan 11 Desember 2021, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta KONI Pusat baru saja menyelesaikan Rapat Kerja Nasional atau Rakernas 2021 pada Kamis (9/12/2021). Rakernas KONI 2021 ini menghasilkan beberapa rekomendasi. Salah satunya mengenai aturan mutasi atau perpindahan atlet di ajang Pekan Olahraga Nasional/PON.

Rakernas KONI Pusat 2021 mengusung tema “Evaluasi Penyelenggaraan PON XX/Papua Menuju Sukses PON XXI/2024 Aceh-Sumut” menghasilkan beberapa keputusan strategis guna meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi di Indonesia.

"Kita baru saja menyelesaikan Rapat Kerja Nasional KONI Tahun 2021. Agendanya adalah evaluasi pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional ke-20 Tahun 2021 di Papua untuk selanjutnya kita mempersiapkan Pekan Olahraga Nasional ke-21 Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara,” terang Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.

Dalam Rakernas yang baru saja usai dilakukan, beberapa evaluasi mengarah pada penyelenggaraan PON. Pertama adalah peraturan organisasi mengenai PON itu sendiri. Kedua, aturan mutasi atlet dalam pelaksanaan PON. “Banyak sekali keresahan-keresahan yang terkait dengan mutasi atlet yang kita tidak bisa abaikan, bahwa itu perlu segera kita perbaiki,” kata Marciano.

"Penyempurnaan aturan mutasi atlet menjadi hal penting dan jadi atensi provinsi bahwa atlet yang dikirim ke PON itu seharusnya murni hasil pembinaan masing-masing daerah."

"Harapannya ke depan kita bisa melihat betul provinsi yang telak melakukan pembi

Pembinaan Prestasi

naan atlet dengan baik, hasilnya dari mana, bukan provinsi yang secara instan mengambil atlet kanan-kiri untuk mendukung prestasi provinsinya, tetapi harus hasil pembinaan yang bisa membuat mereka bangga dengan hasil prestasinya."

Berbagai keputusan hasil Rakernas tersebut dicapai secara demokratis. Seluruh peserta, masukan-masukan dari KONI Provinsi dan Induk Cabang Olahraga menjadi dasar hasil Rakernas. “Masukan dari pimpinan cabang olahraga, masukan dari Ketua KONI Provinsi menjadi dasar membuat aturan-aturan baru yang disepakati oleh peserta Rakernas ini,” jelas Ketum KONI Pusat.

Selanjutnya Marciano menyinggung tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Menurut Ketum KONI Pusat, peran organisasi pembina olahraga anggota KONI sangat penting. Pasalnya, atlet-atlet juara yang ditargetkan DBON merupakan hasil dari pembinaan olahraga KONI beserta anggotanya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Kita mengambil satu peran yang betul-betul berdampak dan optimal di dalam pencapaian sasaran dari DBON itu, yaitu bagaimana menambah juara-juara pada setiap kehadiran kita pada multievent internasional, puncaknya adalah Olimpiade,” tegas Marciano.

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan