Sukses

MotoGP: Pemulihan Gangguan Penglihatan Marc Marquez Butuh Kesabaran

Liputan6.com, Jakarta Masalah penglihatan yang menimpa Marc Marquez sepertinya bukan cedera biasa. Manajer tim Honda Repsol, Alberto Puig, menyatakan, semua pihak perlu bersabar menantikan masa pemulihan Marquez. 

Gangguan pada mata dialami Marquez akibat kecelakaan saat menjajal jalur off-road jelang MotoGP Algarve beberapa waktu lalu. Akibat cedera itu, Marquez pun absen di seri penutup MotoGP Valencia. Pembalap yang dijuluki Baby Alien itu juga absen pada sesi pramusim di Jerez, 18-19 November lalu. 

Sebelumnya, Puig membenarkan bila Marquez mengalami cedera seperti 2011 lalu. Saat itu, juara dunia delapan kali itu harus absen dari arena Moto2 selama empat setengah bulan. Marc Marquez sat itu menjalani operasi dengan dokter yang juga menanganinya saat ini, yakni Sánchez Dalmau. 

"Ya, ini adalah cedera yang sangat mirip dengan 2011 saat Moto2 di Sepang," ujar Alberto Puig tidak lama setelah seri MotoGP Valencia 2021 seperti dilansir dari Crash.net.  

"Kelumpuhan saraf kanan keempat dengan keterlibatan otot oblik superior kanan adalah bagaimana dokter yang merawat Marquez menggambarkan cedera mata (Marquez). Saraf kanan keempat ini adalah salah satu yang sudah terluka pada tahun 2011," kata Puig menambahkan.

 

2 dari 3 halaman

Terancam Lewatkan Seri Pembuka

Marquez sebenarnya baru saja kembali ke lintasan balap setelah musim lalu terpaksa absen akibat mengalami patah tangan saat balapan. Namun pada MotoGP 2021, performanya belum kembali normal dan beberapa kali absen karena cedera. Marquez menutup musim di urutan 7 dengan 142 poin. 

Bila waktu pemulihan yang dibutuhkan juga sama dengan kejadian 2011 lalu, ini berarti, Marquez bakal kesultan untuk bisa tampil sejak seri pembuka Qatar pada MotoGP 2022. Dia juga bakal melewatkan semua sesi paramusim. "Ini sedikit lebih serius dan membutuhkan waktu lebih," kata Puig. 

 

3 dari 3 halaman

Perlu Bersabar

"Tentu saja saya ingin percaya diri dan saya bukan dokter, tapi saya dengar apa yang mereka katakan dan tentu saja kami harus berpikir positif. Saya pikir poin kunci untuk masalah ini adalah seperti yang saya katakan sebelumnya, hal yang sangat sulit, kami harus bersabar," beber Puig menambahkan.