Sukses

Alami Krisis Keuangan, Barcelona Tetap Yakin Bisa Pertahankan Pedri dan Ansu Fati

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona dalam tahap pembicaraan untuk memperpanjang masa bermain Pedri dan Ansu Fati di Camp Nou. Melansir Goal.com, Blaugrana yakin kedua pemain ini dapat diikat dengan kontrak baru.

Akan tetapi, raksasa La Liga tersebut tak bakal mampu memberi tawaran menggiurkan buat Fati dan Pedri akibat krisis keuangan yang tengah dialami.

Mempertahankan dua wonderkid asal Spanyol ini memang menjadi prioritas utama Barca berkat potensi dan talenta yang mereka miliki. Tak heran jika Barca berupaya memastikan Pedri dan Fati dapat bermain di Camp Nou untuk waktu yang lama.

Kabar dari tokoh-tokoh terkemuka Barca selama beberapa pekan terakhir memang menyebutkan bahwa pembicaraan kontrak dengan Fati dan Pedri sudah berada di jalur yang tepat.

Meski demikian, hal tersebut belum dapat dipastikan mengingat dua pesepak bola muda yang paling diminati di Eropa ini belum resmi menandatangani perpanjangan kontrak dengan Blaugrana.

2 dari 3 halaman

Menarik Minat

Barcelona nampaknya perlu buru-buru mengamankan jasa Pedri dan Fati. Pasalnya, Bayern Munchen dikatakan tertarik untuk memboyong Pedri ke Allianz Arena. Sementara itu, Ansu Fati juga telah menjadi subjek minat dari klub-klub populer di Liga Inggris.

Sejak memantapkan posisi di skuad senior Barcelona, kondisi Fati dan Pedri memang makin baik. Akan tetapi, ketidakmampuan Barcelona menawarkan gaji tinggi pada kedua wonderkid bisa saja menjadi batu sandungan bagi Barcelona.

3 dari 3 halaman

Pemain Lain

Jika Barcelona akhirnya sukses memperpanjang komitmen Fati dan Pedri di Camp Nou, pihak klub bakal beralih membicarakan masa depan pemain lain. Adapun, Ronald Araujo dan Gavi bakal jadi pemain selanjutnya yang masuk dalam rencana jangka panjang Barcelona.

Melansir Goal.com, Laporta sangat ingin membuat para pemain tersebut menandatangani kesepakatan baru dengan Barca. Pihaknya juga berharap masalah yang menyebabkan kepergian Lionel Messi dan Antoine Griezmann pada musim panas ini tak bakal terulang lagi.

 

Penulis: Melinda Indrasari