Jelang Olimpiade Tokyo 2020: Tunggal Putra Tingkatkan Konsistensi

Kurang dari dua bulan tersisa sebelum penyelenggaraan, Olimpiade Tokyo 2020, persiapan tim bulutangkis Indonesia terus dikebut.

Diterbitkan 05 Juni 2021, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tidak bertanding dalam waktu relatif lama diakui Hendry cukup memengaruhi keadaan. Tetapi pelatih berusia 57 tahun itu berusaha menyiasatinya.

"Kalau untuk masalah sudah lama tidak bertanding, memang akhirnya kita menyiasati dengan konteks pola latihannya saja. Kita coba disamakan seperti pertandingan nanti. Juga di simulasi jadi kita bisa lihat kondisi mereka dan dampaknya apa nanti," tutur Hendry.

Pertandingan Simulasi

"Batalnya Malaysia Terbuka dan Singapura Terbuka itu cukup berpengaruh. Bagaimana kondisi fisik dan mental anak-anak sebenarnya sudah siap tempur, tapi akhirnya mau tidak mau harus batal. Itu yang kita cermati untuk persiapan ke Olimpiade ini. Ada dua bulan ke depan, kita harus siap dengan keadaan apapun. Jadi bagaimana kita merancang dan mengatur agar nanti bila sudah tiba di sana kondisinya sudah maksimal," katanya lagi.

PBSI sendiri sudah menyiapkan pertandingan simulasi sebagai ajang pemanasan para atlet yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 pada 18-19 Juni di Pelatnas Cipayung. Untuk format simulasi akan segera diumumkan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Luthfie FebriantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan