Bola Ganjil: Rebut Medali Emas Olimpiade, Cari Nafkah di Panggung Sirkus

Simak kisah Alberto Braglia, pesenam berprestasi asal Italia yang mencari nafkah sebagai akrobat sirkus.

Diterbitkan 25 Mei 2021, 00:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Latih Tim Olimpiade

Capaian di senam membuat kocek Braglia bertambah tebal. Sayang dia gagal menjaga keuangan dan bangkrut akibat salah investasi.

Kegagalan dalam berbisnis memaksa Braglia kembali ke senam pada 1932. Dia melatih atlet Italia jelang Olimpiade Los Angeles. Kembali Braglia menunjukkan pengaruh dan membawa anak asuhnya meraih emas. Menyusul capaian ini, dia mendapat penghargaan kebangsaan.

Tapi, Braglia tetap kesulitan menyambung hidup. Untuk menafkahi diri, dia menjadi akrobat di berbagai sirkus. Profesi lain yang sempat dijalaninya adalah bekerja sebagai tukang bersih sekolah dan manajer di sebuah warung.

Tidak Dikenali

Braglia kemudian menemani kontingen senam Italia di Olimpiade 1948. Setelah itu dia menderita arteriosklerosis dan harus mendapat perawatan.

Ironis, tidak ada yang tahu kondisinya. Semua berubah ketika seorang jurnalis mengenalinya di rumah sakit. Dia kemudian meyakinkan Pemerintah Kota Modena untuk membantu dengan memberinya pekerjaan di gymnasium beserta gaji.

Komite Olimpiade Italia juga baru bergerak tidak lama berselang dan memberinya pensiun. Braglia meninggal pada 1954 karena serangan jantung dalam kondisi miskin.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan