Bayang-Bayang Seksisme di Sepak Bola Indonesia

Dunia sepak bola tak terlepas dari dunia suporter yang tidak melulu laki-laki. Namun, sudah banyak wanita yang menjadi suporter sepak bola.

Diperbarui 05 April 2021, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kecewa

Sementara itu Hilda, Anggota The Jakangel (sebutan suporter wanita Persija Jakarta) mengaku kecewa  jika hal tersebut di atas terjadi dialami suporter wanita, ia melanjutkan butuh waktu lama untuk wanita bisa dipandang sama dengan kaum laki-laki dalam hal mendukung klub sepak bola favoritnya.

“Ketika kita berbicara supporter sepak bola, artinya klub kebanggaan dan komunitas adalah nama Sakral yang harus kita jaga kehormatannya. Saat ini The Jakmania atau Jakangel sedang berkampanye “No More Sexism” yang bertujuan untuk menciptakan suasana aman dan nyaman di stadion untuk supporter perempuan," kata wanita yang juga Anggota Asprov PSSI D.I. Yogyakarta itu.

Kampanye

Menurutnya, ketika banyak pihak melakukan kampanye “No sexism”, namun tak sedikit pula pihak yang memanfaatkan potensi viral jika mengangkat isu salah satu klub. Hilda mencontohkan, dengan mengenakan jersey klub tertentu dan menampiilkan kevulgaran sisi kewanitaannya. 

"Seseorang dengan bahasa yang sangat fulgar disertai foto dan dikaitkan dengan dalam hal ini sebut Persija. Padahal sangat sulit dan butuh waktu lama bagi kami semua membangun citra Jakangel agar tidak dipandang sebelah mata," ujar dia.

Makin Berkembang

Sementara itu, Hilda mengaku jika saat ini sepak bola wanita juga semakin berkembang, namun hingga saat ini wanita seperti hanya dijadikan pemanis aja dalam dunia sepa bola. 

"inipun (sepak bola wanita) tidak luput dari sexism. Setuju atau tidak perempuan di sepak bola masih dijadikan sebagai pemanis, ini juga meliputi suporter dan pengurus klub. Terutama di sepak bola wanita, Mereka yang menonjol dan ditampilkan publik lebih banyak yang berparas cantik, padahal masih banyak atlet sepakbola wanita kita yang memiliki skill luar biasa, memiliki prestasi yang lebih baik, dan perjuangan mereka yang tidak dibilang mudah mencapai mimpinya menjadi pemain sepakbola wanita profesional," ucap dia memungkasi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dewi Divianta, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan