Bola Ganjil: Adu Cepat Pele vs Astronot Apollo 12 Menggores Sejarah

Simak kisah Pele ketika memburu gol ke-1.000 sepanjang kariernya, yang kebetulan bertepatan dengan misi Apollo 12.

Diterbitkan 03 Maret 2021, 00:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Hitung Mundur

Fokus pun tertuju ke laga Santos berikutnya melawan Bahia pada 16 November. Publik yakin Pele bakal mencapai seribu gol.

Namun, perhatian mereka tertuju ke angkasa di saat bersamaan. Pada 14 November, Apollo 12 meninggalkan Kennedy Space Centre menuju Bulan. Masyarakat pun bertaruh, siapa yang lebih cepat menulis sejarah.

Mengingat kesulitan dan kondisi yang sulit ditebak, Apollo 12 diprediksi paling cepat mendarat di Bulan pada 18 November. Artinya, Pele memiliki keuntungan dua hari untuk memenangkan duel.

Antisipasi besar itu nyatanya menciptakan beban signifikan di pundak Pele. Dia tampil kurang lepas, terlebih dengan banyaknya peluang yang dibuang.

Meski salah satunya berbuah gol. Pele sukses melewati kiper dan menendang bola. Tapi eksekusinya mengenai mistar, yang kemudian diteruskan rekan setim Jair Bala.

"Saya sangat gugup. Pada saat itu saya ingin gol ke-1.000 sudah dicetak. Muncul rasa takut saya tidak bakal mencapainya," aku Pele.

Penantian Berakhir

Kesempatan Pele berikutnya hadir tiga hari berselang melawan Vasco da Gama di Maracana. Dia kembali kesulitan mengeluarkan performa terbaik, terlebih karena dijaga Rene.

Pele kembali di ambang frustasi, sebelum pelanggaran Fernando terhadapnya berbuah penalti. Dia mengambil sendiri penalti dan akhirnya mencapai angka bersejarah.

Pada perayaannya, Pele mencium bola dengan penonton masuk lapangan. Panitia kemudian melepas seribu balon yang sudah disiapkan.

Mereka juga memberikan seragam baru kepada Pele dengan nomor punggung 1.000. Pele ditarik keluar tidak lama kemudian setelah melakukan lap of honour.

Apollo 12 Lebih Cepat

Koran di Brasil sehari kemudian memberitakan dua peristiwa besar pada 19 November. Pele mencetak gol ke-1.000 dengan astronot Apollo 12 berjalan di Bulan.

Lalu siapa yang lebih cepat mencatat sejarah? Pele tercatat menorehkan rekor sekitar pukul 18.00 GMT. Sementara Conrad dan Bean mendaratkan pesawat kecil di permukaan Bulan 11.45 GMT, sekitar enam jam sebelumnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan