Bola Ganjil: Ramon Aguirre Suarez, Tukang Jagal Brutal dari Estudiantes

Simak kisah Ramon Aguirre Suarez yang dikenal karena kebrutalannya di lapangan,

Diterbitkan 21 Januari 2021, 00:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu merah bagi Suarez. Kembali dia tidak berhenti sampai di situ dan sempat menyerang pemain AC Milan lain sebelum keluar.

Perintah Presiden

Dengan Suarez keluar, Estudiantes terus bermain kasar yang berbuah kartu merah bagi kiper Alberto Jose Poletti dan bek Eduardo Lujan Manera.

Presiden Argentina Juan Carlos Onganía marah besar menyaksikan pertandingan ini dari televisi. Merasa ketiga pemain mencoreng nama baik Negeri Tango, dia menginstruksikan polisi untuk menangkap mereka.

Manera ditahan di kamar ganti. Namun Suarez dan Poletti sukses kabur dari stadion sebelum menyerahkan diri ke polisi keesokan harinya. Ketiga pemain dipenjara selama sebulan di Villa Devoto karena memicu kekisruhan dan melukai orang lain.  

Masing-masing juga mendapat sanksi sepak bola. Bagi Suarez, dia dilarang tampil di 30 laga level klub dan lima tahun pentas internasional.

Estudiantes Mengalami Keruntuhan

Suarez kembali bermain pada 1971. Dia gagal mengangkat Estudiantes yang mengalami penurunan dan menuju kehancuran.

Presiden Estudiantes Mariano Mangano meninggalkan klub dalam kondisi berhutang. Zubeldia pun pergi dan pemain dijual ke siapapun yang tertarik.

Bagaimana dengan Suarez? Meski memiliki reputasi buruk, nyatanya dia mampu menyakinkan Granada untuk menggunakan jasanya. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan