5 Kecelakaan Pesawat yang Menimpa Dunia Sepak Bola

Insiden pesawat jatuh beberapa kali dialami oleh insan sepak bola.

Diperbarui 09 Januari 2021, 22:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Insiden pesawat jatuh beberapa kali terjadi. Tidak hanya menimpa warga sipil biasa, tragedi dirgantara juga beberapa kali dialami oleh insan sepak bola. 

Berikut lima musibah udara yang melibatkan dunia sepak bola:

Leicester City

Dua tahun lalu, Leicester City harus kehilangan sang pemilik, Vichai Srivaddhanaprabha, dalam kecelakaan helikopter, Sabtu (29/10/2018). 

Tragedi ini terjadi di lapangan parkir, King Stadium. Srivaddhanaprabha datang untuk menyaksikan duel Leicester melawan West Ham United dalam lanjutan Premier League 2018/19. 

Skor berakhir imbang 1-1 dan Srivaddhanaprabha berniat pulang saat helikopter jenis AgustaWestland AW169 yang ditumpanginya mengalami gangguan mesin. 

Sejumlah saksi mata melihat kalau baling-baling belakang bermasalah tidak lama setelah helikopter terbang. Tidak lama berselang, helikopter dengan nomor registrasi G-VSKP berputar-putar tak terkendali sebelum menubruk tanah di areal parkir King Stadium. 

Seluruh penumpang tewas akibat kejadian ini, termasuk Srivaddhanaprabha. Selain pengusaha 60 tahun itu, empat korban meninggal lainnya adalah staf Vichai, Nursara Suknamai dan Kaveporn Punpare, pilot Eric Swaffer, dan pilot kedua Izabela Roza Lechowicz.

 

 

Saksikan Video Berikut Ini

Emiliano Sala

Tragedi penerbangan juga merenggut nyawa Emiliano Sala ketika baru pindah ke Cardiff City. Pemain yang baru direkrut dari Nantes itu tewas setelah pesawat yang dicarternya untuk kembali ke Cardiff terjatuh di Selat Inggris pada 21 Januari tahun lalu.   

Tragedi ini juga menambah panjang daftar para sepak bola yang meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat terbang. Sebelumnya, insiden seperti ini bahkan pernah merenggut nyawa satu tim sekaligus. 

Berikut ini merupakan tiga tragedi pesawat jatuh yang juga menelan korban pesepakbola. 

Chapecoense

28 November 2016 menjadi momen kelabu bagi klub asal Brasil ini. Bukan karena kalah menyesakkan dalam sebuah laga, tapi karena klub yang identik dengan warna hijau itu kehilangan hampir seluruh skuat intinya dalam kecelakaan pesawat LaMia Flight 2933.

Mereka termasuk dalam 77 korban meninggal dunia saat pesawat yang membawa mereka dari Santa Cruz de la Sierra, Bolivia menuju Medellín, Kolombia kecelakaan. Pesawat nahas tersebut kehabisan bahan bakar sebelum akhirnya menghantam pegunungan Cerro Gordo.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Saat kejadian, para pemain hendak bertanding melawan Atletico Nacional pada final Copa Sudamericana, kompetisi antarklub Amerika Latin yang setara dengan Liga Europa. Tiga pemain selamat dalam kejadian tersebut. Mereka adalah bek kiri, Alan Ruchel (18), kiper cadangan, Jakson Follmann (19), dan bek tengah Neeto. Follmann harus kehilangan satu kakinya akibat kejadian ini dan segera memutuskan pensiun dari sepak bola. Kiper utama, Danilo, juga masih hidup saat ditemukan tim penyelamat. Namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. Dia tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Halaman
Show All
Liputan6.comTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan