Bola Ganjil: Kisah Gagal Bomber Tajam Pengganti Johan Cruyff di Barcelona

Simak kisak Hans Krankl, penyerang tajam Austria yang menarik perhatian Barcelona.

Diterbitkan 01 Desember 2020, 00:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Krankl memenuhi ekspektasi dan mencetak gol di penampilan kedua, ironisnya ke gawang Valencia. Pada musim debut, dia tercatat membukukan tiga hattrick, termasuk lima gol di laga melawan Rayo Vallecano.

Krankl juga membuat gol di El Clasico versus Real Madrid. Total dia memenangkan El Pichichi dengan 29 gol. Plus gol penentu pada final Piala Winners melawan Fortuna Dusseldorf, kariernya di Barcelona berjalan di arah yang tepat.

Pulang ke Rapid

Sayang semua berubah di musim kedua. Mandul di awal kampanye, dia tergusur ke bangku cadangan. Perubahan gaya bermain di bawah pelatih Helenio Herrera juga membuat produktivitasnya menurun.

Jelas kariernya di Barcelona bakal segera berakhir. Padahal rekornya tetap terbilang bagus. Krankl membuat 45 gol dari 60 penampilan di seluruh kompetisi bersama El Azulgrana.

Berbagai klub top Eropa pun tertarik merekrutnya. Namun Krankl memutuskan pulang membela Rapid.

Dia tidak salah. Ketajamannya membantu Rapid memenangkan liga secara beruntun. Selama enam musim pada periode keduanya bersama klub, Krankl menghasilkan lebih dari 150 gol. Salah satunya di final Piala Winners 1985, walau akhirnya Rapid tumbang di hadapan Everton.

Pada titik ini dia juga menutup karier di pentas internasional. Total Krankl menyumbang 34 gol dari 69 laga. Dia sempat menjadi top skor sepanjang masa Austria sebelum disalip Toni Polster.

Tahan Ujian Waktu

Pada 1986, Krankl meninggalkan Rapid demi menjadi pelatih-pemain di Wiener AC. Dia tetap tajam meski usianya memasuki pertengahan 1930-an.

Krankl lalu sempat membela Kremser SC dan Austria Salzburg sebelu tutup sepatu. Di tim terakhir, dia merobek gawang lawan melalui tendangan gunting yang kemudian terpilih sebagai gol terbaik musim tersebut. Musim pamungkas Krankl sebagai profesional menunjukkan catatan 10 gol di 14 pertandingan.

Produktivitas Krankl sudah menjadi rekor yang tahan ujian waktu. Dia tetap tercatat sebagai top skor sepanjang masa Liga Austria dan tentunya Rapid. Sangat disayangkan kariernya bersama Barcelona tidak memenuhi ekspektasi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan