Bamsoet Makin Dekat Jadi Ketum PP IMI, Dapat Dukungan 25 Pengprov

Posisi Bamsoet makin kuat untuk menjadi ketum PP IMI setelah datangnya dukungan dari 25 pengprov

Diperbarui 22 November 2020, 21:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo atau kerap disapa Bamsoet semakin dekat dengan kursi Ketua Umum PP Ikatan Motor Indonesia (IMI). Ini terlihat dari dukungan yang datang saat Bamsoet gelar silaturahmi di rumah dinas Gubernur Bali, Wayan Koster, di Denpasar, Bali, akhir pekan lalu.

Dukungan bagi Bamsoet sebagai Ketua IMI Pusat periode 2021-2024 begitu total ditunjukkan para Ketua IMI Provinsi yang hadir langsung di Pulau Dewata.

Bamsoet pun begitu optimistis. Ia yakin meski start belakangan, tetap akan finis pertama. Ya, Bamsoet merupakan caketum terakhir setelah Ketua IMI Pusat Sadikin Aksa dan HM. Putranto yang lebih dulu maju. Apalagi hingga Minggu (22/11/2020), sudah total 25 IMI Provinsi yang mendukung Bamsoet dengan datang langsung memberikan surat dukungan mereka.

Sebagai anak bangsa yang gemar otomotif, Bamsoet merasa terhormat mendapatkan kepercayaan itu. IMI akan menggelar Musyawarah Nasional pada 20 Desember 2020 di Makassar, Sulawesi Selatan untuk memilih Ketua Umum dan kepengurusan masa bakti 2021-2025.

"Dukungan kawan-kawan IMI Provinsi merupakan amanah besar yang harus saya emban dan jaga. Tujuannya tak lain untuk memajukan olahraga kendaraan bermotor Indonesia menjadi lebih mendunia, maupun memajukan mobilitas, kelalulintasan, pembinaan atlet (pembalap), pariwisata, kegiatan sosial serta pelayanan dan pengembangan lainnya yang berkaitan dengan kendaraan maupun olahraga bermotor," kata Bamsoet seperti rilis yang diterima media.

 

Saksikan Video IMI di Bawah Ini:

Asah Bakat Terbaik

Ketua MPR RI yang sekaligus Ketua Dewan Pembina IMI 2016-2020 ini menjelaskan, olahraga kendaraan bermotor seperti balap mobil dan motor di Indonesia sudah cukup populer. Banyak bibit muda yang memiliki kemampuan hebat. Jika diasah dan diasuh dengan baik oleh IMI, mereka kelak bisa membanggakan Indonesia dalam ajang kejuaraan dunia.

"Indonesia sudah memiliki Sirkuit Mandalika yang sebentar lagi akan turut dalam perhelatan MotoGP. Sirkuit Internasional Sentul pun tak kalah kualitasnya untuk menggelar berbagai perlombaan internasional. Berbagai sarana dan prasarana tersebut harus didukung dengan kualitas para atlet yang mumpuni," ujarnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Disinilah letak peran IMI untuk memberikan pembinaan secara berkelanjutan. Karena melahirkan seorang atlet bukanlah dalam hitungan tahun, bulan, apalagi hari. Melainkan proses berkelanjutan yang tak boleh berhenti." Dia juga menyoroti perkembangan Digital Motorsport yang sedang mewabah di berbagai negara dunia. "Kerjasama dengan berbagai pihak juga perlu dilakukan, seperti dengan Kementerian Pemuda Olahraga. Sehingga Digital MotorSport di Indonesia bisa dimanfaatkan para atlet untuk latihan. Digital Motor Sport juga bisa dimanfaatkan oleh para anak-anak penggemar otomotif yang masih berusia 7-15 tahun, untuk merasakan sensasi balapan layaknya di sirkuit," katanya, menambahkan.

Halaman
Show All
Defri Saefullah, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan