Bola Ganjil: Aksi Pansos 3 Aktris Yunani Boncengi Sukses Panathinaikos

Simak kisah aksi pansos tiga aktris Yunani saat Yunani masuk final Piala Champions 1971.

Diterbitkan 19 September 2020, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Zoe Laskari, Putri Yunani 1959 yang kemudian jadi bintang film, juga mengucap nazar meski tawarannya terbilang ambigu. "Saya akan selamanya menciumi pemain," ujarnya.

Sementara penyanyi Zozo Sapountzaki mengajak seluruh anggota tim menghabiskan akhir pekan tidak terlupakan di kediamannya. Syaratnya Panathinaikos jadi juara Eropa.

Pada jaman sekarang, tawaran tiga aktris tersebut terbilang normal karena tidak vulgar. Namun, proposal nazar mereka tetap menjadi skandal di negara konservatif dan religius seperti Yunani. Apalagi saat itu masih 1971.

Dengan semua mungkin terjadi di lapangan, sehingga ada anggapan 'bola itu bundar', ada kemungkinan ketiganya harus memenuhi janji.

Kenyataannya, Ajax yang dipimpin Johan Cruyff terlalu tangguh bagi Panathinaikos. Mereka tumbang 0-2 di Wembley. 

Padahal ekspektasi Yunani begitu besar. Terlebih melihat capaian Panathinaikos saat itu.

Sepak Terjang Panathinaikos

Jika koefisien UEFA sudah diterapkan, Yunani hanya lebih baik dari negara mini seperti Malta, Albania, dan Luksemburg. Panathinaikos juga tidak punya rekor baik di Eropa dan hanya menang tiga kali pada partisipasi sebelumnya di Piala Champions.

Namun, mereka mampu menyingkirkan juara Cekoslovakia (Slovan Bratislava), Inggris (Everton), dan Yugoslavia (Red Star Belgrade) dalam perjalanan menuju final. Penampilan pada semifinal jadi perhatian.

Tumbang 1-4 di markas lawan, anak asuh Ferenc Puskas menang 3-0 pada laga kedua untuk unggul agregat gol tandang. Menteri Olahraga Constantinos Aslanidis menyebut hari pertandingan sebagai event nasional. Sementara istri kepala negara Yunani kala itu, Despina Papadopoulos menggelar resepsi untuk menghormati pemain.

Seluruh warga Yunani terkena demam sepak bola menyusul capaian Panathinaikos. Tidak heran jika Apostolou, Laskari, Sapountraki saat itu juga coba menggunakan momentum.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan