3 Permintaan Jokowi Saat Kunker ke Jawa Tengah

Ke Jateng ini, Jokowi disebutkan meninjau posko penanganan dan penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Tengah.

Diperbarui 01 Juli 2020, 13:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menurut Jokowi, bila hal itu dapat disegerakan, maka social safety net bagi warga membutuhkan dapat terpenuhi. Utamanya yang memang terkena dampak signifikan dari Covid-19.

Jokowi juga menyinggung soal stimulus ekonomi terhadap usaha mikro kecil. Dia meminta, kepada jajaran Pemprov, Pemkab, dan Pemkot untuk melihat langsung di lapangan dan menyiapkan anggarannya.

"Untuk ini juga disiapkan. Pemerintah pusat juga menyiapkan, provinso siapkan, kabupaten menyiapkan, kota menyiapkan. Ini berlapis agar tidak ada yang tercecer. Tiga hal ini segera keluarkan dari APBD kita agar peredaran uang di masyarakat semakin besar," jelas Jokowi.

Titip Jangan Sampai Ada Gelombang Kedua Corona

Jokowi menitip pesan agar jangan sampai terjadi gelombang kedua pandemi Corona saat memberikan pengarahan terkait penanganan Covid-19 di Jawa Tengah.

"Kita tahu ancaman Covid belum berakhir. Ancamannya masih tinggi, kondisinya juga masih berubah-ubah, masih sangat dinamis," ucap dia.

Oleh sebab itu, kita harus menjaga jangan sampai muncul gelombang kedua, jangan sampai second wave," sambung Jokowi.

Jokowi menambahkan, masalah Corona bukan hanya urusan krisis kesehatan. Tapi juga krisis ekonomi. Sebab, dia melihat, demand dan suplai dalam ekonomi terganggu.

"Pada kuartal pertama, kita masih tumbuh keadaan normal kita di atas 5 (persen), tapi kuartal pertama kita tumbuh 2,97 (persen), tapi di kuartal kedua, kita sangat khawatir sudah berada di posisi minus pertumbuhan ekonomi kita," ucap Jokowi.

Oleh karena itu, Jokowi meminta agar harus hati-hati dalam mengelola manajemen krisis kesehatan dan ekonomi. Dia ingin "gas dan rem" betul-betul diatur supaya keduanya berjalan beriringan.

"Jangan sampai melonggarkan tanpa sebuah kendali rem, sehingga ekonominya bagus, tapi Covidnya naik, bukan itu yang kita inginkan. Covidnya terkendali, tapi ekonominya juga tidak ganggu kesejahteraan masyarakat," tutur Jokowi.

(Devira Prastiwi)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Liputan6.comTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan