Tips Agar Anak Tetap Sehat di Masa Pandemi COVID-19

Orangtua juga bisa mengajarkan perlindungan yang baik kepada anak sebagaimana protokol kesehatan yang berlaku.

Diterbitkan 30 Juni 2020, 17:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Selama masa pandemi virus corona COVID-19 berlangsung, anak perlu tetap sehat dan terlindungi dari paparan virus dan bakteri. Pemberian makanan yang bergizi dan sebaiknya dimasak sendiri di rumah perlu dilakukan orang tua.

"Pada kondisi pandemi COVID-19 saat ini, orangtua harus tetap memberikan nutrisi yang baik dengan belanja makanan yang mudah didapat, tetapi tetap bergizi serta dimasak sendiri," tutur Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia Soedjatmiko dalam webinar parenting, kemarin (28/6/2020).

"Selalu memberikan kasih sayang dengan mendengarkan setiap obrolan anak, memberi contoh berbicara yang baik dan sopan ke anak, dan ciptakan rasa aman dan nyaman."

Orangtua juga bisa mengajarkan perlindungan yang baik kepada anak sebagaimana protokol kesehatan yang berlaku.

"Melindungi anak dari berbagai virus/bakteri dengan memintanya untuk memakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dengan orang lain, dan hindari makanan tidak sehat dan asap rokok/kendaraan/sampah," lanjut Soedjatmiko, sebagaimana keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com.

Kebahagiaan di Rumah

Pengasuhan di masa New Normal menjadi isu penting, terutama bagi keluarga dengan anak usia dini. Pada usia tersebut merupakan kesempatan emas bagi anak mengeksplorasi potensi dirinya.

Sejak pandemi ini, ruang geraknya terbatas hanya bermain di rumah saja padahal anak usia dini juga termasuk kelompok rentan terdampak pandemi COVID-19, tidak hanya risiko fisik tertular virus juga berdampak secara psikologis.

Selain pemberian nutrisi dan perlindungan protokol kesehatan, Co-Founder Tanam Benih Foundation Willy B Winata menekankan untuk selalu menjaga suasana kebahagiaan di rumah.

"Kebahagiaan keluarga atau psikologis keluarga dalam pada masa pandemi COVID-19 pun turut menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Ini karena ketika orangtua dan anak selalu berada di rumah 24 jam serta peran orangtua, terutama Ibu beban kerjanya bertambah," jelasnya.

"Harus mengurusi pekerjaan rumah sehari-hari ditambah membantu anak untuk belajar dirumah. Tidak jarang orangtua atau anak mengalami stres atau tingkat emosi yang tidak stabil. Padahal, kebahagiaan sangat diperlukan untuk tetap menjaga imunitas tubuh."

Kebahagiaan di Rumah

Pengasuhan di masa New Normal menjadi isu penting, terutama bagi keluarga dengan anak usia dini. Pada usia tersebut merupakan kesempatan emas bagi anak mengeksplorasi potensi dirinya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sejak pandemi ini, ruang geraknya terbatas hanya bermain di rumah saja padahal anak usia dini juga termasuk kelompok rentan terdampak pandemi COVID-19, tidak hanya risiko fisik tertular virus juga berdampak secara psikologis. Selain pemberian nutrisi dan perlindungan protokol kesehatan, Co-Founder Tanam Benih Foundation Willy B Winata menekankan untuk selalu menjaga suasana kebahagiaan di rumah. "Kebahagiaan keluarga atau psikologis keluarga dalam pada masa pandemi COVID-19 pun turut menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Ini karena ketika orangtua dan anak selalu berada di rumah 24 jam serta peran orangtua, terutama Ibu beban kerjanya bertambah," jelasnya. "Harus mengurusi pekerjaan rumah sehari-hari ditambah membantu anak untuk belajar dirumah. Tidak jarang orangtua atau anak mengalami stres atau tingkat emosi yang tidak stabil. Padahal, kebahagiaan sangat diperlukan untuk tetap menjaga imunitas tubuh."

Halaman
Show All
Liputan6.com, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan