Sukses

Hoax atau Fakta, Legenda Argentina Diego Maradona Jadi Gendut Akibat Virus Corona?

Liputan6.com, Jakarta - Dalam dua hari terakhir, netizen di seluruh dunia dihebohkan dengan sosok pria yang menyerupai legenda Timnas Argentina, Diego Maradona. Tubuh mantan pemain Napoli itu membuah heboh.

Dalam sebuah video yang memiliki durasi selama 22 detik, pria yang disebut sebagai Diego Maradona itu sedang menjuggling bola. Pria itu memiliki tubuh yang sangat gendut dan perut buncit.

Pria yang disebut Maradona itu terlihat kesusahan dalam menjuggling bola. Bahkan, di akhir video, dia terlihat sangat kelelahan.

Tentunya, video tersebut membuah heboh warga net. Bahkan ada yang menyebut tubuh besar Maradona disebabkan akibat masa lockdown pandemi virus corona covid-19.

"Diego Maradona selama masa lockdown," kicau pemilik akun @GautamTrivedi_.

2 dari 5 halaman

Hoax atau Fakta

Ternyata video tersebut hoax. Ya, itu bukanlah pria yang benar-benar dikenal sebagai legenda sepak bola, Diego Maradona. Dikutip dari Alt News, video tersebut merupakan potongan dari film berjudul 'Youth'.

Film tersebut rilis di tahun 2015. Youth memang film drama komedi yang menggambarkan sosok Maradona mengalami obesitas.

Youth merupakan film karya sutradara Italia, Paolo Sorrentino. Aktor Roly Serrano juga sempat memajang foto dirinya saat memerankan Maradona.

 

3 dari 5 halaman

Profil Singkat Maradona

Diego Armando Maradona lahir di Buenos Aires, Argentina, 30 Oktober 1960. Dia lebih dikenal dengan sebutan Maradona adalah mantan pemain sepak bola legendaris Argentina. Maradona menjadi pelatih timnas Argentina mulai November 2008 sampai Juli 2010.

Untuk Argentina Maradona tampil sebanyak 91 kali dan mencetak 34 gol. Maradona termasuk dalam deretan pemain sepak bola terbaik abad ini bersama dengan Pele, Johan Cruyff dan Christian Vieri.

4 dari 5 halaman

Kondisi Maradona Saat Ini

Legenda berusia 59 tahun tersebut baru saja mendapat kontrak baru dari klub yang dilatihnya, Gimnasia y Esgrima. Maradona yang kontraknya sebelumnya akan berakhir bulan ini, akan tetap di klub sampai Juni 2021, menurut pernyataan singkat yang dipublikasikan di media sosial.

"Di mata kami, Anda adalah salah satu dari kami dan hati Anda biru dan putih seperti milik kami. GIMNASIA 2021 MARADONA," ujar cuitan klub.

Maradona diangkat menjadi bos Gimnasia September lalu ketika mereka terperosok di jurang klasemen Superliga Argentina dengan hanya sekali seri dan empat kekalahan.

 

5 dari 5 halaman

Klub Keenam yang Dilatih

Klub membaik di bawah pemenang Piala Dunia FIFA 1986 itu, melonjak lima tempat di klasemen Superliga untuk menyelesaikan musim dengan enam kemenangan, enam imbang dan 12 kekalahan.

Gimnasia adalah klub keenam dalam karir manajerial Si Tangan Tuhan tersebut. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) membatalkan sisa musim 2020-21 pada bulan April, enam minggu setelah kompetisi ditangguhkan karena pandemi coronavirus.