5 Fakta Kehidupan Luka Modric: Jadi Korban Perang Yugoslavia

Meski menorehkan prestasi bersama Real Madrid dan Timnas Kroasia, Luka Modric memiliki masa kecil yang kelam karena pernah menjadi korban perang.

Diterbitkan 28 Mei 2020, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta Luka Modric adalah salah satu gelandang tengah terbaik di dunia. Meski sudah menorehkan prestasi bersama Real Madrid dan Timnas Kroasia, Modric memiliki masa kecil yang kelam karena pernah menjadi korban perang.

Luka Modric lahir pada 9 September 1985 dan dibesarkan di sebuah dusun kecil bernama Modrici, bagian dari Zaton Obrovacki, sebuah desa yang terletak di lereng selatan gunung Velebit, utara kota Zadar.

Modric mulai menimba ilmu sepak bola bersama klub lokal, NK Zadar, dari 1996 sampai 2000. Kemudian pada usia 16 tahun, Luka Modric pindah ke Dinamo Zagreb.

Setelah sempat memperkuat tim muda Dinamo Zagreb, Modric sempat dipinjamkan ke Zrinjski Mostar dan Inter Zapresic. Dia akhirnya mendapat kesempatan membela tim utama Dinamo Zagreb pada musim 2004-2005.

Bersama Zagreb, kemampuan Luka Modric semakin berkembang. Dia berhasil mencetak 32 gol dari 128 penampilan di seluruh ajang. Modric juga membantu Dinamo Zagreb meraih enam gelar juara, termasuk tiga trofi Liga Kroasia.

Penampilan impresif Luka Modric bersama Zagreb membuat Tottenham Hotspur kepincut. Dia ditebus Tottenham dari Dinamo Zagreb dengan banderol 16,5 juta poundsterling pada musim panas 2008.

Karier Modric bersama The Lilywhites berjalan mulus. Selama empat musim berseragam Tottenham Hotspur, Luka Modric berhasil mencetak 17 gol dan 27 assist dari 160 penampilan di seluruh ajang. Sayangnya, dia gagal membawa Spurs merengkuh satu pun titel juara.

 

Bersinar di Real Madrid

Luka Modric kemudian dilirik raksasa La Liga, Real Madrid. Dana 30 juta poundsterling dikeluarkan Madrid demi bisa meminang Modric dari Tottenham pada 27 Agustus 2012.

Akan tetapi, awal karier pemain berusia 34 tahun itu bersama Los Blancos tak berjalan mulus. Pada musim pertama di Real Madrid, dia hanya mencetak empat gol dari 53 penampilan di seluruh ajang.

Namun, Modric terus bekerja keras hingga akhirnya mampu menjadi jendral lapangan tengah Madrid. Luka Modric membantu Real Madrid merengkuh 16 trofi juara, beberapa di antaranya adalah satu gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kariernya di Timnas Kroasia juga cukup bersinar. Luka Modric berhasil mencatatkan 127 caps dan mencetak 16 gol. Dia berperan besar membantu Kroasia menembus final Piala Dunia 2018. Koleksi trofi Luka Modric semakin lengkap setelah mendapatkan penghargaan pribadi. Modric dinobatkan sebagai UEFA Men's Player of the Year Award 2017-2018, The Best FIFA Men's Player 2018, dan Ballon d'Or 2018. Dibalik segudang prestasi yang ditorehkan, Luka Modric memiliki berbagai kisah dalam hidupnya, mulai dari korban perang pada masa kecil, nyaris bergabung ke Barcelona, dan dicap pembelian terburuk. Berikut ini adalah lima fakta Luka Modric seperti dilansir La Liga.

Halaman
Show All
Rizki Hidayat, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Luka Modric adalah seorang pemain bola profesional di klub Real Madrid
    Luka Modric adalah seorang pemain bola profesional di klub Real Madrid
    Luka Modric
  • Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • La Liga adalah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga merupakan sebuah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga
  • SportBites
  • Bola.com