Ini Kriteria Daerah yang Bisa Terapkan New Normal selama Pandemi Corona Menurut Jokowi

Presiden RI Joko Widodo sedang mempersiapkan masyarakat memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal.

Diterbitkan 28 Mei 2020, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jika penerapan new normal di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota tersebut efektif, maka akan diperluas ke daerah-daerah lainnya.

Terapkan Protokoler Kesehatan

Menurut Jokowi, pemerintah juga akan melihat sektor-sektor apa saja yang dibuka kembali saat era new normal.

Jokowi mengatakan sektor-sektor yang dibuka nantinya tetap harus mengikuti protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan menghindari kerumunan.

"Juga pada sektor-sektor tertentu yang kita lihat di lapangan bisa melakukan mengikuti tatanan normal baru yang ingin kita kerjakan," ucap Jokowi.

Dia meyakini apabila pendisiplinan ini dilakukan secara masif, maka akan membuat kurva penyebaran virus Corona di Tanah Air menurun.

Guna memastikan era new normal ini efektif, Jokowi mengerahkan aparat TNI-Polri untuk mendisiplinkan masyarakar agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Tingkat Kesiapan

Cara setiap daerah mengendalikan penyebaran virus Corona di masing-masing wilayahnya menjadi salah satu tolak ukur penting. Karenanya, Jokowi meminta jajarannya untuk mengecek kesiapan setiap daerah dalam mengendalikan penyebaran virus Corona.

"Dalam rangka persiapan, saya minta tolong dicek tingkat kesiapan daerah dalam mengendalikan virus," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas melalui video conference, Rabu (27/5/2020).

Personel Gugus Tugas Ditambah

Selain itu, Jokowi memerintahkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan TNI-Polri menambah personelnya di daerah-daerah yang kurva penyebarannya masih cukup tinggi. Salah satunya yakni, Jawa Timur.

"Di Jawa Timur misalnya, kita minta bantuan pasukan aparat agar bisa menekan kurvanya agar tidak naik lagi dan memasifkan pengujian sampel, pelacakan agresif terhadap yang PDP maupun ODP dan melakukan isolasi yang ketat," jelas Jokowi.

"Ini kita lakukan kepada provinsi-provinsi yang kurvanya masih naik," sambung dia.

(Maria Flora/Rita Ayuningtyas)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan