3 Veteran yang Bisa Gunakan Piala AFF 2020 sebagai Kesempatan Terakhir Berprestasi

Piala AFF 2020 rencananya berlangsung 23 November hingga 31 Desember 2020.

Diterbitkan 23 Mei 2020, 17:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Boaz tampil luar biasa di Piala AFF 2004 hingga akhirnya mengalami cedera dan membuatnya harus beristirahat. Tercatat Boaz hanya mencetak tujuh gol yang dicetaknya dalam dua edisi Piala AFF, yaitu 2004 dan 2016.

Sayang dalam edisi terakhir Piala AFF pada 2018, Boaz Solossa tak masuk dalam daftar pemain yang dibawa oleh Bima Sakti. Pelatih yang sebelumnya merupakan asisten Luis Milla itu memutuskan membawa lebih banyak pemain muda yang merupakan penggawa Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018 dengan tambahan beberapa pemain senior.

Usia Boaz kini sudah menginjak 34 tahun. Meski masih aktif bermain bersama Persipura Jayapura, Boaz tentu harus siap merelakan posisi di Timnas Indonesia kepada pemain yang lebih muda. Namun, Boaz pernah menegaskan selalu siap untuk membela Timnas Indonesia kapan pun dirinya dibutuhkan.

Kehadirannya di lini serang, entah sebagai striker maupun penyerang sayap, harus diakui masih bisa diandalkan. Apalagi di Persipura kini Boaz masih menjadi kapten dan teladan rekan-rekan setimnya. Pemain yang karib disapa Bochi itu patut untuk mendapatkan kesempatan lagi di Piala AFF 2020.

Alberto Goncalves

Alberto Goncalves menjadi andalan baru lini serang Timnas Indonesia setelah resmi mendapatkan kewarganegaraan Indonesia belum lama ini. Pemain yang karib disapa Beto itu pun mendapatkan kepercayaan untuk menjadi satu dari tiga pemain senior yang membela Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018.

Kecemerlangan pemain naturalisasi asal Brasil yang kini sudah berusia 39 tahun itu membuatnya mendapatkan kesempatan lagi di Piala AFF 2018 untuk menjadi ujung tombak Tim Garuda. Sayangnya, Timnas Indonesia gagal memperlihatkan kualitas maksimal dan Beto hanya mencetak satu gol dalam empat laga yang dijalani saat itu.

Melihat usianya yang bahkan sudah jauh di atas Boaz Solossa, tentu Beto bukan sosok ideal untuk diandalkan di lini depan Timnas Indonesia. Namun, secara performa, Beto masih mampu memperlihatkan kualitasnya sebagai mesin gol di level klub. Hal itu yang membuatnya bisa bersaing dan masuk Tim Garuda pada 2018.

Apalagi ketajamannya bersama Timnas Indonesia selama 2019 terbilang luar biasa. Dalam delapan pertandingan yang dijalani Timnas Indonesia selama 2019, Beto mencetak tujuh gol, termasuk empat gol ke gawang Vanuatu yang menjadi laga persahabatan terakhir sebelum tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Memberikan kesempatan kepada pemain asal Brasil ini untuk kembali menjadi andalan di lini depan Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020 tentu bukan ide yang buruk. Namun, melihat pengalaman dua tahun lalu, Beto tentu harus belajar banyak untuk bisa bersaing dengan pemain-pemain yang lebih muda di tim lain.

Greg Nwokolo

Satu lagi pemain naturalisasi yang layak untuk mendapatkan kesempatan lagi untuk menjadi andalan di lini depan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Greg Nwokolo terbilang cukup konsisten bermain bersama Madura United di level klub dan diandalkan sebagai kapten tim.

Buktinya, Greg Nwokolo mendapatkan kembali panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia ketika Simon McMenemy menangani Tim Garuda pada 2019, bermain dalam laga kontra Myanmar yang merupakan laga pertama Simon McMenemy sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Itu merupakan pertama kalinya bagi Greg Nwokolo kembali tampil dan mencetak gol untuk Timnas Indonesia setelah lima tahun. Sebelumnya, Greg Nwokolo membela Timnas Indonesia pada 2013 hingga 2014.

Dengan kualitas yang dimilikinya sebagai seorang penyerang, Greg Nwokolo masih bisa diandalkan untuk menjadi penyerang Tim Garuda di Piala AFF 2020.

 

 

Disadur dari: Bola.com (Penulis: Benediktus Gerendo Pradigdo/Editor: Benediktus Gerendo Pradigdo, published 23/5/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Benediktus Gerendo Pradigdo, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan