Pesepak Bola Indonesia yang Meramaikan Liga Malaysia dalam 10 Tahun Terakhir

Pesepak bola Indonesia menjadi magnet tersendiri bagi klub-klub Malaysia. Siapa saja yang pernah bermain di Negeri Jiran dalam 10 tahun terakhir?

Diterbitkan 27 April 2020, 14:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Indonesia banyak melahirkan pesepak bola berkualitas. Tak jarang, penampilan apik mereka terdengar hingga ke Negeri Jiran, Malaysia.

Bukan sesuatu yang langka melihat pesepak bola Indonesia bermain di Malaysia. Sudah sejak dulu, pemain Indonesia laris manis menjadi buruan klub-klub Malaysia.

Secara kualitas, liga di Malaysia memang berada di bawah Indonesia. Faktor itulah yang membuat seorang pemain Indonesia tak sulit untuk beradaptasi dengan Liga Malaysia.

Di sisi lain, faktor uang biasanya mendasari pemain Indonesia bersedia bermain di Malaysia. Maklum, klub-klub Negeri Jiran berani membayar mahal demi merekrut pemain Indonesia yang berkualitas.

Fenomena banyaknya pemain Indonesia yang merumput di Malaysia meningkat pada 2000-an. Ketika itu ada sejumlah nama yang memilih berkarier di Malaysia semisal Kurniawan Dwi Yulianto Bambang Pamungkas, Elie Aiboy, Ilham Jayakesuma, dan Budi Sudarsono.

Tak jarang, para pemain Indonesia punya peran penting di Malaysia. Hal itu dialami Bambang Pamungkas dan Elie Aiboy yang berhasil mempersembahkan tiga gelar buat Selangor FA yakni Malaysia Premier League 2005, Malaysia FA Cup 2005, dan Malaysia Cup 2005.

Fenomena pemain Indonesia bermain di Malaysia masih belanjut. Terhitung ada sembilan nama dalam 10 tahun terakhir yang mencicipi liga di Negeri Jiran tersebut.

Berikut lima pesepak bola Indonesia yang meramaikan Liga Malaysia dalam 10 tahun terakhir.

Andik Vermansah

Musim 2013 bisa dibilang menjadi awal dari kiprah Andik Vermansah di internasional. Penampilan apik Andik di Persebaya ketika itu sempat membuat klub Amerika, Jepang, dan Malaysia kepicut.

Andik kemudian mendapatkan kesempatan trial di Amerika Serikat bersama DC United hingga klub Jepang, Ventforet Kofu. Namun, Andik enggan bergabung dengan klub karena dasar kepentingan, bukan karena kemampuannya di lapangan.

Setelah gagal bergabung dengan klub Jepang, Andik kemudian dibidik klub Malaysia, Terengganu FA. Namun, Andik belum berani menandatangani kontrak meskipun sudah sepakat masalah harga.

Kemudian, Selangor FA datang dengan minat untuk meminang Andik. Tanpa pikir panjang, Andik menerima pinangan Selangor FA.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Akhirnya saya deal sama Selangor karena saya lihat di Selangor banyak mantan pemain Indonesia yang pernah bermain, seperti Pak Ristomoyo, Bambang Pamungkas, Elie Aiboy, jadi mungkin untuk ke sananya lebih mudah," ujar Andik. "Waktu itu juga saya ditawarkan kontrak dua tahun, tapi saya enggak mau dan ingin satu tahun dulu. Alhamdulillah dalam perjalanannya semua pendukung Selangor sayang sama saya," ucap Andik. Keputusan bergabung dengan Selangor FA cukup tepat. Andik ketika itu bersinar bersama klub berjulukan Gergasi Merah dan mencatatkan 67 penampilan dan 11 gol. Andik juga berhasil mempersembahkan gelar Piala Malaysia 2015 untuk Selangor.

Halaman
Show All
Zulfirdaus Harahap, Bogi Triyadi, Gregah NurikhsaniTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan