4 Pesepak Bola yang Sudah Kaya Sebelum Menjadi Bintang Besar

Berikut 4 pesepak bola top yang sudah kaya jauh sebelum mereka menjadi profesional dalam permainan yang indah ini.

Diterbitkan 12 April 2020, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pesepak bola saat ini menghasilkan uang dalam jumlah yang luar biasa. Mereka mendapatkan uang dari berbagai kesepakatan komersial dan gaji.

Bahkan, pesepak bola yang bermain di Liga inggris dikabarkan mendapatkan rata-rata 50 ribu pound atau sekitar Rp 984,8 juta per pekan.

Jadi tak heran mengapa begitu banyak anak muda yang bercita-cita untuk menjadi pesepak bola. Namun, banyak dari mereka yang tidak begitu mudah mencapainya seperti Cristiano Ronaldo.

Seperti diketahui, Ronaldo berasal dari keluarga kurang mampu. Tetapi kini, bintang Juventus tersebut memiliki kekayaan mencapai US$ 1 miliar atau Rp sekitar 16,4 triliun.

Namun dalam beberapa kasus, ada pesepak bola yang sudah kaya bahkan sebelum menjadi seorang profesional. Berikut 4 pesepak bola yang sudah kaya sebelum menjadi bintang besar seperti dikutip dari Ronaldo.com.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Andrea Pirlo

Andrea Pirlo adalah salah satu playmaker terhebat di masa jayanya. Dengan keahliannya memberikan umpan, legenda AC Milan dan Juventus itu bisa mengubah permainan. Semua orang masih menyukai gaya permainannya yang elegan meski telah pensiun pada 2017 lalu.

Namun sebelum menjadi pesepak bola top, Pirlo ternyata sudah menikmati kehidupan kelas atas sejak kecil. Ayahnya, Luigi, memiliki perusahaan baja di Brescia. Ia mendirikan ELG Steel pada 1981 ketika Pirlo masih bayi.

Meski butuh sedikit waktu untuk mulai beroperasi, Luigi akhirnya membawa pulang keuntungan dari pembuatan besi. Karena itu, Pirlo memiliki pengasuhan yang lebih baik daripada sebagian besar rekan-rekannya dan masih memiliki saham di perusahaan saat ini.

Tak hanya itu, pria berusia 40 tahun tersebut juga memiliki kebun anggur.

 

 

Hugo Lloris

Karier Hugo Lloris bisa berubah jika melihat latar belakangnya yang kayar. Ia besarkan di Nice, pantai tenggara Prancis.

Ibu Lloris adalah pengacara dan ayahnya seorang bankir yang berbasis di Monter Carlo. Karena itu, ia memiliki pengasuhan yang nyaman dan mengejar karier olahraga tanpa rasa takut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Semula, Lloris mengembangkan bakat olahraganya di tenis. Namun pada usia 13 tahun, kiper Timnas Prancis itu memutuskan meninggalkan tenis dan memprioritaskan menjadi pesepak bola profesional. Dua dekade kemudian, Lloris menjadi salah satu kiper papan atas dunia. Pemain Tottenham Hotspur memenangkan trofi Piala Dunia 2018 bersama Timnas Prancis.

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan