Mengenang Sukses Timnas Indonesia U-19 Juara Piala AFF 2013

Mengingat kembali sukses Timnas Indonesia U-19 yang berhasil menjadi juara Piala AFF 2013.

Diterbitkan 24 April 2020, 11:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta Timnas Indonesia U-19 pernah mendapatkan julukan class of 2013. Mengapa demikian? Pada tahun ini, Timnas Indonesia U-19 memiliki skuat yang sangat solid di semua lini.

Selain itu, Timnas Indonesia U-19 juga menjadi juara di Piala AFF 2013. Di bawah racikan tangan dingin Indra Sjafri, Evan Dimas dkk. mampu mengembalikan senyum manis di wajah para pecinta sepak bola Tanah Air.

Timnas Indonesia U-19 memberikan kejutan saat menjuarai Piala AFF. Padahal saat itu, prestasi Merah Putih di Asia Tenggara sedang redup.

Sejak 1991, kala terakhir kali menyabet medali emas SEA Games, Indonesia urung membaik. Sebaliknya, selama dua dekade prestasi Indonesia justru terus cenderung menurun.

Tak hanya itu saja, gelar juara ini terasa begitu spesial karena didapat setelah PSSI dilanda kisruh internal. Perseteruan dengan KPSI (Komisi Penyelamat Sepak Bola Indonesia) yang berujung pada dualisme pada tahun-tahun sebelumnya membuat Indonesia diberikan sanksi oleh FIFA.

Kendati begitu, Hansamu Yama cs. sukses menjuarai Piala AFF U-19 setelah mengalahkan Vietnam di partai final lewat adu penalti dengan skor 7-6. Gaya permainan yang ditunjukkan para pemain Timnas Indonesia U-19 bisa dibilang sangat enak ditonton.

Timnas Indonesia U-19 memeragakan gaya bola-bola pendek dan efektif seperti saat Barcelona ditangani Pep Guardiola. Banyak orang meyakini itu adalah generasi emas Indonesia.

 

 

 

 

Perjalanan Menuju Juara

Pesimisme sempat melanda sejak babak penyisihan grup. Bagaimana tidak, Indonesia berada satu grup dengan raksasa-raksasa Asia Tenggara, yakni Vietnam, Malaysia, Myanmar, dan Thailand. Terbilang hanya Brunei Darussalam saja yang kualitasnya ada di bawah Indonesia.

Indonesia memulai konmpetisi dengan sempurna. Menghadapi Brunei, Ilham Udin dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh sukses mencetak masing-masing dua gol untuk membawa Merah Putih menang 5-0.

Tantangan berat Indonesia dimulai pada laga kedua. Musuhnya, Myanmar, datang dengan deretan youngsters yang haus akan prestasi di Asia Tenggara. Lewat perlawanan sengit, Indonesia menang tipis 2-1.

Nasib nahas didapat Indonesia pada laga ketiga. Menghadapi Vietnam yang difavoritkan juara, Putu Gede Juti Antara dkk. tumbang 1-2. Padahal, Indonesia lebih dulu unggul lewat gol Evan Dimas menit pertama.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Indonesia mengamuk pada pertandingan keempat. Lawannya, Thailand, yang sudah dua kali menelan kekalahan pada laga sebelumnya, disengat oleh tiga gol Evan Dimas. Pada laga terakhir fase grup yang menentukan, Indonesia bersua Malaysia. Kedua kesebelasan hanya berjarak dua poin. Kalah, Indonesia akan tersingkir oleh Negeri Jiran. Momen menegangkan terjadi di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada 18 September 2013. Muhammad Jafri membawa Malaysia unggul pada menit 19. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai. Setelah usaha tak kenal lelah, Indonesia mampu menyamakan kedudukan melalui gol Ilham Udin Armayn. Hasil imbang cukup untuk mengantarkan Indonesia ke semifinal. Timor Leste yang di luar dugaan mampu keluar sebagai juara Grup A menjadi lawan Indonesia. Mendapat perlawanan sengit, Timnas Indonesia U-19 sanggup melewati hadangan Timor Leste dengan kemenangan 2-0. Partai ulangan terjadi di final. Vietnam yang susah payah mengalahkan Laos pada semifinal lainnya kembali berjumpa Timnas Indonesia U-19. Target Evan Dimas cs. tak cuma sekadar balas dendam, tapi juga memberikan gelar juara buat puluhan ribu suporter Merah Putih di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Setelah melewati 90 menit waktu normal plus babak tambahan, Timnas Indonesia U-19 secara dramatis sanggup mengalahkan Vietnam di babak adu penalti dengan skor 7-6. Ilham Udin Armayn menjadi pahlawan berkat gol penentunya.

Halaman
Show All
Gregah Nurikhsani, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan