Pesan Ilmuwan AS Agar Olahraga Profesional Bisa Dilanjutkan Saat Pandemi Covid-19

Anthony Fauci merupakan sosok yang suaranya paling didengarkan oleh masyarkat Amerika Serikat selama pandemi virus Corona Covid-19.

Diperbarui 16 April 2020, 16:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi virus Corona Covid-19 telah menjungkirbalikkan berbagai sektor kehidupan. Tidak terkecuali olahraga. Berbagai hajatan dari yang amatir hingga level profesional terpaksa dihentikan guna menekan penyebaran virus yang telah membunuh puluhan ribu orang di seluruh dunia itu. 

Kondisi ini tidak hanya menghilangkan sebagian hiburan masyarakat. Penghentian kegiatan olahraga juga telah melemahkan secara finansial bagi stake holder yang terlibat di dalamnya. Klub-klub menjerit di tengah anjloknya pendapat mereka menyusul terhentinya liga atau kompetisi. 

Belakangan muncul berbagai wacana untuk segera menggulirkan kompetisi di tengah ketidakpastian pandemi virus Corona Covid-19. Langkah ini dibutuhkan guna memulihkan perekonomian klub. Namun tidak sedikit yang menentangnya dan menilai bila keselamatan dan kesehatan harus diutamakan. 

Ilmuwan ternama dari Amerika Serikat, Dr Anthony Fauci, berpendapat, satu-satunya cara untuk melanjutkan agenda olahraga profesional pada musim panas ini adalah dengan menggelarnya tanpa penonton dan menjaga seluruh pemain yang terlibat untuk tetap tinggal di hotel. 

"Ya ada cara melakukan itu," kata Fauci dalam Snapchat dengan Peter Hamby seperti dilansir ESPN. 

"Tidak ada yang boleh datang ke stadion. Tempatkan para pemain di sebuahhotel besar, dimanapun Anda akan bermain, jaga agar mereka selalu diawasi dengan baik. Lakukan tes terhadap mereka setiap minggu untuk memastikan mereka tidak menularkan virus satu dengan yang lain atau kepada keluarga mereka dan biarkan mereka bermain semusim," pria yang menjabat sebagai direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat tersebut menambahkan. 

 

 

Siapa Fauci?

Anthony Fauci merupakan sosok yang suaranya paling didengarkan oleh masyarkat Amerika Serikat selama pandemi virus Corona Covid-19. Meski tidak selalu menenangkan, komentar-komentar Fauci selalu didasari ilmu pengetahuan dan data yang memudahkan warga memahami situasi yang terjadi.

Fauci telah memimpin Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS sejak 1984. Pandemi virus Corona Covid-19 merupakan satu dari sederet wabah penyakit menular yang ditanganinya. Sebelumnya, Fauci juga ambil bagian menangani empat penyakit menular lainnya, yakni HIV, SARS, MERS, dan Ebola. Pria berusia 79 tahun tersebut bahkan dipercaya menangani serangan teror biologis menggunakan anthrax yang menimpa Amerika Serikat pada tahun 2001 yang lalu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

(Simak profil Anthony Fauci di sini)

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan