Sukses

Arsenal Dapat Angin Segar Soal Coutinho

Liputan6.com, London - Arsenal mendapat angin segar soal Philippe Coutinho. Ya, lewat sang agen, Coutinho mengaku tidak menutup kemungkinan kembali ke Liga Inggris.

Karier Coutinho bersama Barcelona sepertinya sudah habis. Pindah dari Liverpool awal musim lalu, Coutinho lebih banyak duduk di bangku cadangan karena cedera.

Ia lalu dipinjamkan ke Bayern Munchen. Bersama klub Jerman itu, Coutinho sebetulnya tampil lumayan.

Namun hal tersebut tampaknya belum cukup mampu membuat Munchen tertarik mempermanenkannya. Alhasil, nasib Coutinho pun kini tak jelas.

Beberapa klub Liga Inggris seperti Chelsea dan Arsenal kabarnya tertarik menyelamatkan karier Coutinho. Dibanding Chelsea, Arsenal lebih diunggulkan lantaran sang agen merupakan fans klub berjuluk Meriam London itu.

"Fakta bahwa saya adalah suporter Arsenal bukan rahasia lagi," ujar Joorabchian seperti dilansir Sportskeeda.

Joorabchian menuturkan, minat Coutinho kembali ke Liga Inggris muncul setelah pertandingan Munchen melawan Chelsea di Liga Champions. Menurut Joorabchian, ia berdiskusi panjang dengan Coutinho usai pertandingan itu.

"Liga Inggris adalah sesuatu yang selalu dia nikmati. Mungkin dia akan suka jika kembali bermain di sini," katanya.

 

 

2 dari 3 halaman

Terdampak Pandemi

Joorabchian menambahkan, transfer Coutinho ke klub Liga Inggris bisa terdampak pandemi virus corona. Pasalnya, ia memprediksi tidak ada klub yang mau menggelontorkan dana besar lantaran kesulitan finansial.

"Pertanyaannya adalah seperti apa kondisi finansial bagi semua klub termasuk Barcelona dan klub Liga Inggris di akhir pandemi ini," katanya.

Liga Inggris beserta liga-liga Eropa lainnya saat ini sedang dihentikan lantaran pandemi virus corona. Akibatnya, klub-klub mengalami kesulitan finansial karena tidak ada pemasukan dari hak siar dan tiket pertandingan.

3 dari 3 halaman

Ogah Dipaksakan

Di sisi lain, Joorabchian menuturkan dirinya enggan memaksa Coutinho pindah ke klub tertentu. Menurutnya, semua hal masih mungkin.

"Saya tidak punya kecenderungan ke mana para pemain akan pergi. Saya tidak mencoba menekan seorang pemain. Semua hal mungkin," katanya.