Cara Menjaga Kesehatan Mental Tengah Pandemi Corona COVID-19

Di tengah pandemi virus Corona Covid-19 yang masih marak, masyarakat diimbau mengurung diri di rumah.

Diterbitkan 09 April 2020, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Tujuannya untuk mengkarantina dari fisik dan psikis agar pikiran tidak negatif," tambah Intan.

Cek Kebenaran Berita

Jika di grup WhatsApp tersebar berita-berita negatif, ada baiknya cek kebenarannya. Bisa melihat dari media terpercaya atau akun-akun Instagram pemerintah.

"Informasi benar kita bisa cek Instagram presiden, gubernur, dan akun pemerintah lainnya. Kunci di tangan kita, masa karantina bukan hanya fisik tapi bagaimana psikis kita dikaratina agar tidak membuat diri ini jauh lebih sakit hanya karena informasi yang tidak benar dan memengaruhi psikis," sambungnya.

Bersilaturahmi Online

Social distancing bukan kita menutup diri untuk bersilaturahmi. Kita bisa menyambung pertemuan dengan cara online seperti menggunakan aplikasi. Hal ini dibutuhkan agar kita tidak merasa sendirian menghadapi permasalahan wabah ini.

"Jadi kita tidak merasa cemas, bisa sharing sama teman mengenai apapun seperti resep masakan," timpalnya.

Aktif Bergerak

Bukan berarti di rumah hanya bisa tidur-tiduran atau menonton TV. Tapi kita tetap olahraga dengan melakukan gerakan ringan atau membersihkan rumah.

Bukan Akhir dari Segalanya

Wabah virus corona bukan akhir dari segalanya, kita tetap bisa berkarya melalui online. Hanya saja kita membutuhkan adaptasi, jika biasanya berkarya harus keluar rumah, saat ini bisa via online.

Berdoa

Jika kita sudah melakukan segala hal, berdoa tidak boleh dilupakan. Kita berdoa agar selalu dilindungi dan dijauhakan dari wabah yang sedang melanda dunia.

"Dengan menjalankan langkah-langkah tersebut, kita pun tidak akan merasakan cemas yang berlebih," tutup Intan.

Disadur dari Fimela.com (Anisha Saktian Putri/Merdeka.com/izky Wahyu Permana)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan