3 Bahaya Disinfektan untuk Cegah Virus Corona Covid-19 yang Wajib Diketahui

Bahaya disinfektan yang perlu Anda ketahui agar tidak salah pakai di tengah pandemi virus corona Covid-19.

Diterbitkan 07 April 2020, 19:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tubuh manusia akan merespon hal tersebut apabila terjadi dalam jangka waktu yang pendek dengan mengeluarkan zat beracun tersebut melalui sistem metabolisme tubuh. Akan tetapi, jika tindakan tersebut terjadi dalam jangka panjang maka dapat menurunkan sistem pertahanan tubuh.

Hal ini tentunya dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada sistem pernapasan karena cairan disinfektan memiliki posibilitas tinggi terhirup secara tidak sengaja ketika disemprotkan secara langsung pada tubuh manusia.

Merujuk pada bahaya tersebut, lebih baik hindari penyemprotan cairan disinfektan secara berulang-ulang untuk menghilangkan dan mematikan virus Covid-19. Cukup dengan mencuci tangan untuk menangkal penyebaran virus secara rutin pada waktu-waktu yang penting.

Dengan melakukan metode mencuci tangan secara benar dan tepat, kamu sudah dapat mengoptimalkan tindakan pencegahan dan meminimalisir gangguan kesehatan lain yang bisa disebabkan karena penggunaan disinfektan yang tidak benar atau berlebihan.

Disinfektan Berpotensi Menyebabkan Keracunan

Disinfektan masih dianggap belum terlalu efektif untuk membunuh virus, kuman, dan bakteri apabila disemprotkan secara langsung ke tubuh manusia. Hal ini dikarenakan cairan disinfektan hanya mampu menyentuh bagian luar tubuh dan pakaian serta benda yang menempel pada tubuh.

Pasalnya, virus, kuman, dan bakteri yang menginfeksi tubuh masuk kedalam sel-sel tubuh. Maka dari itu, cairan disinfektan sebaiknya tidak disarankan untuk disemprotkan langsung pada tubuh manusia.

Alih-alih berniat untuk membunuh virus, penyemprotan disinfektan secara langsung ke tubuh manusia justru menimbulkan bahaya kesehatan lain pada manusia seperti potensi menyebabkan keracunan dan gangguan sistem pencernaan. Hal ini dapat terjadi apabila cairan tidak sengaja tertelan.

Oleh karena itu, sembari berjaga-jaga lebih baik hindari menyentuh mulut ketika sedang terjadi kontak dengan cairan disinfektan. Selalu tutup segitiga wajah apabila kamu hendak keluar rumah. Kamu juga dapat menggunakan masker sebagai tindakan pencegahan terhadap dampak buruk penyemprotan cairan disinfektan di tempat-tempat umum.

Disadur dari Fimela (Imelda Rahma/Ayu Puji Lestari, 7/4/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Imelda Rahma, Ayu Puji LestariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan