Sukses

Pandemi Virus Corona Covid-19, 2 Tim F1 Potong Gaji Pembalap dan Rumahkan Karyawan

Liputan6.com, London - Pandemi virus corona covid-19 memberikan dampak besar pada dua tim F1 Williams dan Racing Points. Kedua tim asal Inggris ini terpaksa memotong gaji seluruh karyawan dan pembalap karena keadaaan ini.

Ya, pandemi virus corona covid-19 membuat F1 belum bisa menggelar balapan musim ini. Ada delapan seri yang ditunda atau dibatalkan karena situasi yang tak mendukung.

Tak pelak seluruh tim F1 pun kehilangan banyak pendapatan. Bahkan beberapa kru dan staf justru terinfeksi virus corona covid-19.

Itu sebabnya Williams dan Racing Points membuat kebijakan strategis untuk menyelamatkan tim. Seluruh petinggi Williams dan dua pembalap yakni Nicholas Latifi dan Briton George Russell akan dipotong gajinya sebesar 20 persen.

Sementara staf lain dirumahkan setidaknya hingga akhir Mei nanti. "Keputusan ini tidak diambil dengan mudah. Namun ini akan melindungi semua orang saat semuanya berjalan normal lagi usai pandemi virus corona covid-19," bunyi pernyataan Williams.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Kebijakan Serupa

Sementara Racing Point juga melakukan hal serupa. Dua pembalap Sergio Perez dan Lance Stroll juga rela gajinya dipotong.

Namun berbeda dengan Williams, Racing Point tidak mau mengumumkan besaran pemotongan gaji tersebut.

"Kami bisa konfirmasi kalau sebagian staf telaha kami rumahkan sementara. Para pembalap juga gajinya kami potong untuk sekarang."

3 dari 3 halaman

Balapan Tertunda/ Batal

Balapan F1 yang ditunda atau dibatalkan musim ini:

Australia GP

Azerbaijan GP

Bahrain GP

Shanghai GP

Belanda GP

Monaco GP

Spanyol GP

Vietnam GP