Pandemi Virus Corona Covid-19 Bisa Bikin Kesehatan Mental Anak Terganggu, Apa Tandanya?

Banyaknya pemberitaan mengenai penyebaran virus corona covid-19, ditambah pembatasan aktivitas di luar rumah, bisa berdampak pada kesehatan mental anak-anak.

Diterbitkan 01 April 2020, 09:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

5. Mencari Perlindungan

Anak-anak dan remaja bisa mengungkapkan kekhawatiran tentang kesehatan atau hal lain yang terjadi. Tingkah berlebihan untuk mencari perlindungan serta pertanyaan yang mengkhawatirkan menjadi indikator kecemasan pada anak.

Jadi, penting bagi orang tua hadir untuk menawarkan kepastian apa yang terjadi dan memberikan rasa aman.

6. Tidak Mau Jauh

Perilaku lain yang terjadi ialah anak tidak mau jauh. Biasanya seorang anak akan mengikuti kemana Anda pergi dan tidak mau berpisah.

7. Perhatikan Keluhan Anak

Selain memperhatikan kesehatan dari gejala COVID-19, para orang tua juga perlu meninjau keluhan pada anak-anaknya. Siapa tau anak-anaknya merasakan sakit kepala, sakit perut dan merasa lemas.

8. Tidak Fokus

Banyak perkantoran dan sekolah di Indonesia mulai diliburkan. Pekerja sebagian bekerja dari rumah, pelajar juga diminta belajar di rumah.

Selama berada di rumah, anak-anak biasanya akan diberikan tugas dari sekolah. Namun, anak-anak tersebut tidak langsung mengerjakan karena tidak bisa fokus dan merasa terganggu dengan keadaan.

Sumber: Huffpost

Disadur dari: Bola.com (penulis Faozan, editor Aning, published 31/3/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Faozan Tri Nugroho, Adyaksa Vidi, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan