Jakarta - WHO telah menetapkan status virus corona baru menjadi pandemi global. Langkah tersebut diambil karena virus yang menyebabkan penyakit COVID-19 sudah menular ke lebih dari 110 negara.
Semakin hari penyebaran virus tersebut terus bertambah, termasuk di Indonesia. Maka dari itu perlu untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 melalui hal-hal yang sederhana.
Seperti diketahui, pandemi virus corona pun langsung mengubah perilaku mayoritas masyarakat dunia. Berbagai anjuran pun diberikan untuk menunggulangi penyebaran COVID-19 agar tidak semakin masif.
Banyak orang mengambil langkah antisipasi untuk melindungi diri. Seperti dengan mengenakan masker ketika di luar rumah dan sering mencuci tangan dengan sabun maupun memakai hand sanitizer.
Di tengah kesiagaan terhadap penyebaran virus corona, masalah kesehatan lain yang kerap terjadi di Indonesia tak boleh diabaikan. Satu di antara penyakit yang juga mematikan ialah demam berdarah dengue atau DBD.
Penyakit DBD telah banyak menelan banyak korban, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Maka dari itu, semua pihak untuk bisa membantu menanggulangi penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegepti itu.
Seperti halnya COVID-19, DBD juga merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Gejala awal seseorang yang terinfeksi demam berdarah dengue (DBD) dan virus corona (COVID-19) pun mirip.
Hal itu ditandai dengan naiknya suhu tubuh. Hingga kiniDBD dan COVID-19 belum ada obatnya. Maka dari itu perlunya waspadai agar tak terjangkit demam berdarah dengue (DBD).
Kira-kira apa saja yang perlu dilakukan selama di rumah untuk menjauhi virus corona COVID-19 sekaligus menangkal demam berdarah? Berikut ini Bola.com merangkumnya dari Twitter Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes).
9 Cara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3174923/original/042066000_1594279013-backfill-HL2.jpg)
1. Memelihara Ikan Pemakan Jentik Nyamuk
Ada banyak jenis ikan yang bisa dipelihara untuk memberantas jentik nyamuk. Beberapa ikan yang bisa dipelihara ialah Ikan Cupang, Killifish, Guppy, Mas, Kepala Timah, Molly, Pedang, Berudu, Sepat, Nila Merah dan Sapu-sapu.
2. Menggunakan Obat Nyamuk
Jangan lupa memakai obat nyamuk untuk mencegah gigitan dan perkembang biakan nyamuk.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3508305/original/058280500_1626082223-Oksigen1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541033/original/082609300_1774846921-jusuf_kalla_-_iran_klaim_kunjungan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/689775/original/050114900_1447215891-dbd.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Varian Baru Lagi COVID-19, Kini BA.3.2 'Cicada' dan Sudah Masuk Variant Under Monitoring](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/qRruizMJKhQEA4WLv378Rz_SNKw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541266/original/050683200_1774856802-WhatsApp_Image_2026-03-30_at_14.26.27.jpeg)