Tersisa Persipura, Klub Papua di Titik Nadir di Sepak Bola Indonesia

Persipura Jayapura menjadi satu-satunya wakil klub dari Papua. Titik terendah klub asal Bumi Cendrawasih dalam 10 tahun terakhir.

Diterbitkan 22 Maret 2020, 18:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Persiram Raja Ampat sejatinya masih mampu bersaing di liga teratas Indonesia sampai musim 2015. Namun, pada 2016 lisensi Persiram akhirnya dibeli oleh PT TNI seharga Rp17 miliar.

Sejak saat itu, tidak ada laga klub yang bernama Persiram di Indonesia. Lisensi milik klub inilah yang menjadi cikal bakal dari Persikabo yang kini tampil di Shopee Liga 1 2020.

Perseru Serui siap menjamu arema di Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sementara itu, nasib serupa juga dialami Perseru Serui. Pada Liga 1 2018, Perseru sejatinya masih berhasil bersaing di kasta tertinggi. Namun, manajemen akhirnya memilih untuk merger dengan Badak Lampung dan menggunakan nama Perseru Badak Lampung.

Sayangnya, penggabungan kedua klub tersebut tak berakhir indah. Perseru Badak Lampung hanya bertahan semusim dan turun kasta pada akhir 2019.

Adapun situasi mati segan dan hidup tak mau kini dialami Persidafon Dafonsoro dan Persiwa Wamena yang berada di Liga 3. Kedua klub tersebut terlihat stagnan, bahkan tertinggal dari klub Papua lainnya, yakni Persemi Mimika yang sukses tampil di babak nasional Liga 3 2019.

Disadur dari Bola.com (penulis Zulfirdaus Harahap, Published 22/3/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Zulfirdaus Harahap, Thomas, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan