Shopee Liga 1 2020: 3 Pemain dan 1 Pelatih Terbaik Pekan Ketiga

Persib Bandung memuncaki klasemen sementara Shopee Liga 1 2020 dan menjadi satu-satunya tim yang mencatat sembilan poin.

Diterbitkan 17 Maret 2020, 14:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Defri Rizki

Defri Rizki menjadi pemain kunci dalam kemenangan Persiraja Banda Aceh atas Persik Kediri dengan skor 1-0. Gelandang berusia 31 tahun asal Takengon, Aceh Tengah ini mencetak gol penentu kemenangan timnya.

Gol tersebut menorehkan rekor tercepat pada musim ini, yakni tercipta pada menit kedua.

Peran Defri Rizki cukup sentral di tim berjulukan Laskar Rencong itu. Sebagai pemain senior yang kenyang pengalaman, Defri menjadi panutan pemain Persiraja yang didominasi putra daerah.

Sebelum memperkuat klub kampung halaman, Defri Rizki membela Semen Padang, Mitra Kukar, dan Persija Jakarta.

Wander Luiz

Striker Persib Bandung, Wander Luiz, layak menjadi pemain terbaik pekan ketiga Shopee Liga 1 2020. 

Dari tiga pertandingan tim Maung Bandung, pemain berusia 28 tahun ini selalu mencetak gol. Pada pekan pertama, striker yang sejak 2017-2020 berkarier di Liga Vietnam ini mencetak dua gol ketika Persib mengalahkan Persela 3-0.

Pada pekan kedua, ia juga mencetak gol saat tim besutan Robert Alberts itu mempermalukan Arema 2-1 di Malang. Terbaru, Luiz mencetak gol dalam kemenangan Persib 2-1 atas PSS Sleman.

Maka tak heran, Wander Luiz selalu mendapat pujian dari sang pelatih setiap pekan. Selain itu, namanya juga sudah melekat di hati bobotoh Persib. Istilah lain, Wander Luiz sukses menjadi idola baru di Bandung.

Pelatih Terbaik: Hendri Susilo (Persiraja)

Pelatih Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo, layak menjadi pelatih terbaik pekan ketiga. Penilaian ini berdasarkan pencapaian Persiraja yang meraih kemenangan atas Persik Kediri. 

Pada dua pekan sebelumnya, Hendri Susilo mengantarkan Defri Rizki dkk. tak terkalahkan melawan tim bertabur bintang, Bhayangkara FC (0-0) dan Madura United (0-0).

Persiraja datang ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan membawa kehormatan Provinsi Aceh. Mereka mengandalkan pemain putra daerah untuk mengarungi ketatnya kompetisi. 

Tak hanya bermodal pemain daerah, Persiraja juga memakai pemain asing yang belum berpengalaman di Indonesia. 

Hendri Susilo juga mengungkapkan, ia punya satu kunci penting dalam melatih Persiraja, sejak Liga 2 2019 hingga meraih promosi ke Liga 1.

 "Pemain Persiraja berasal dari berbagai kota di Aceh. Saya meminta komitmen kepada semua pemain, ketika mereka masuk skuat ini nama Persiraja dan Aceh yang harus ada dalam dada mereka. Mereka harus satu tekad mengharumkan Aceh, bukan daerah asal masing-masing," jelasnya.

Disadur dari Bola.com (Penulis / Editor Wiwig Prayugi, Published 17/3/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Wiwig Prayugi, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan