11 Pemain Afrika Terbaik di Era Premier League, Pantai Gading Paling Dominan

Berikut ini daftar pemain-pemain yang bersinar di Premier League, dari Didier Drogba hingga Mohamed Salah Salah

Diterbitkan 07 Maret 2020, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Mohamed Salah (Mesir)

Pemain asal Mesir, Mohamed Salah, tak diragukan menikmati tahun terbaiknya di Premier League 2018-2019. Dia menjadi top scorer pada musim itu dengan torehan 33 gol. Pada musim itu, Salah juga memenangi semua penghargaan untuk Pemain Terbaik Premier League. 

Sayangnya, pada musim itu Liverpool hanya menempati peringkat kedua di Premier League. The Reds menebusnya dengan menjuarai Liga Champions. Kini, Salah sedikit lagi membawa Liverpool menjuari Premier League 2019-2020.

 

4. Samuel Eto'o (Kamerun)

Penyerang Kamuren, Samuel Eto'o, pernah merumput di Premier League bersama Chelsea. Eto'o hanya memperkuat Chelsea selama satu musim.

Eto'o melakoni 35 laga dan mengoleksi 12 gol bersama Chelsea. Meski memenangi lebih banyak gelar bersama Barcelona dan Inter Milan, Eto'o tetap menyihir pencinta Premier League dengan kekuatan dan kejeniusannya. 

 

5. Michael Essien (Ghana)

Pemain yang dijuluki The Bison tersebut menjadi bagian sentral Chelsea selama 9 musim. Michael Essien bermain lebih dari 250 pertandingan sebagai gelandang tengah. Selama di Stamford Bridge, Essien dikenal sebagai pemain serba bisa yang siap melakukan segalanya.  

Pemain asal Ghana tersebut berhasil membantu Chelsea menjuarai dua gelar Premier League pada 2006 dan 2010, tiga trofi Piala FA, dan satu trofi Liga Champions 2012.

 

6. Nwankwo Kanu (Nigeria)

 
 
 
View this post on Instagram

Great memories with both. May the best team win 💥👍🏾 @arsenal v @portsmouthfc ⚽ #facup #coyg #pompey #arsenal #coyg

A post shared by Kanu (@kingkanu4) on

/blockquote>

Nwankwo Kanu, pemain penting yang pernah menjadi bagian dari Arsenal. Kanu, pemain asal Nigeria berhasil membuat Arsenal merengkuh status The Invincibles pada 2004.

Kanu memperkuat Arsenal selama 5 musim dan mempersembah dua gelar Premier Leagu, gelar Piala UEFA, dan dua trofi Piala FA. Dia dikenal sebagai striker bergaya ortodok, tapi mampu menyuguhkan kontrol yang mendalam di sepak bola, yang membuatnya mencatat banyak gol di level klub maupun internasional. 

7. Kolo Toure (Pantai Gading)

Saudara kandung Yaya Toure yang sama bermain di Premier League adalah Kolo Toure. Pemain yang berposisi bek merupakan satu kolega Nwankwo Kanu di Arsenal yang berhasil merengkuh status The Invincibles pada musim 2003-2004.

Kolo Toure juga memenangi gelar Piala FA bersama Arsenal pada 2003 dan 2005, serta membawa The Gunners menjadi runner up Liga Champions pada 2006. Di final Tim London Utara itu takluk dari Barcelona. 

Selain Arsenal, Kolo Toure pernah berseragam, Machester City dan Liverpool, di kompetisi Premier League. Saat di Manchester City, Toure bahu membahu bersama Yaya Toure dalam skuat yang menjuarai Premier League pda 2011. 

 

8. Lauren (Kamerun)

Lauren yang berposisi sebagai bek kanan bermain selama 7 musim (2000-2007) bersama Arsenal dan menjelma menjadi salah satu bek terbaik Premier League pada era tersebut. Pemain asal Kamerun itu menjadi bagian dari skuat Arsenal yang memenangkan gelar Premier League 2003-2004 dan tak terkalahkan selama satu musim.

Selama memperkuat Arsenal, Lauren juga ikut mempersembahkan tiga gelar Piala FA. Lauren juga sukses bersama Timnas Kamerun dengan memenangkan Piala Afrika pada tahun 2000 dan 2002. Total, dia membukukan 24 laga bersama Kamerun. 

&nb

sp;

9. Riyad Mahrez (Aljazair)

Riyad Mahrez bisa dibilang salah satu pembelian brilian di era Premier League. Leicester City hanya merogoh kocek senilai 400 ribu poundsterling saat memboyongnya dari klub Divisi 2 Prancis, Le Havre. Di klub tersebut Mahrez hanya mencetak enam gol dalam tiga tahun. 

Semuanya berubah saat Mahrez berseragam Leicester City. Pemain Aljazair itu membantu Leicester City menjuarai Championhip, kemudian menjadi kampiun Premier League pada 2016. Mahrez dinobatkan menjadi Pemain Terbaik Premier League pada 2016. 

Mahrez juga bersinar setelah pindah ke Manchester City pada 2016, dengan menjuarai kembali Premier League keduanya pada 2019. Mahrez berhasil membawa negaranya  menjuarai Piala Afrika 2019.

 

10. Emmanuel Adebayor (Togo)

Adebayor menjadi pemain Afrika selanjutnya yang bersinar di Premier League. Adebayor menempati peringkat kedua pemain Afrika tersebut dalam sejarah Premier League, dengan koleksi 97 gol.

Sayangnya, pemain asal Togo itu tidak pernah memenangi trofi selama merumput di Premier League. Padahal dia pernah memperkuat Arsenal, Tottenham, Manchester City, hingga Crystal Palace. 

11. Sadio Mane (Senegal)

Kompatriot Salah di Liverpool yang sama-sama berasal dari Afrika adalah Sadio Mane. Mane menjadi salah satu tumpuan lini depan Liverpool bersama Mo Salah dan Firmino.

Pemain asal Senegal tersebut punya kecepatan dan kemampuan mengatur permainan, serta konsisten menebar ancaman ke barisan bek lawan. Sejauh ini, Mane telah menyumbangkan 37 gol dalam 84 penampilan bersama Liverpool. 

Mane sukses membawa Liverpool menjuari Liga Champions 2019. Saat ini Mane sedang berada di jalur gelar juara Premier League bersama Liverpool.

Sumber: Soccergator

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Alfi Yuda, Jonathan Pandapotan Purba, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan